Driver Mobil Sigap Berharap Segera Dibuatkan SK

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ IST) BUTUH ATENSI: Saat mobil sehat sigap beroperasi mengantar warga yang membuthkan pelayanan kesehatan segera.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN  – Kesetiaan para driver mobil sehat sigap dalam memberikan pelayanan kesehatan kesehatan warga Pamekasan patut diacungi jempol. Bahkan, mereka kerap mengorbankan banyak waktu mengantar warga yang sedang sakit.

Namun, pengorbanan mereka belum berbanding lurus dengan hak yang harus diterimanya. Sebab, sejumlah driver masih sering menahan haus dan lapar saat mengantar warga ke sejumlah daerah. Seperti yang dirasakan Muhammad, salah satu driver dari Desa Gagah Kecamatan Kadur.

Bacaan Lainnya

Dia berharap agar dibuatkan surat keputusan (SK) resmi mengenai statusnya sebagai driver mobil siaga tanggap peduli (Sigap) Pamekasan Call Care (PCC) agar setiap bulannya memiliki gaji tetap sehingga ada yang bisa diharapkan setiap awal bulan.

Sebab dirinya mengaku, kerap merogoh uang pribadi untuk kebutuhan operasional saat mengantar warga yang sakit. Sementara untuk meminta kepada warga yang diantarkannya atau kepada pihak keluarga yang sedang sakit, dirinya mengaku malu karena di mobil Sigap, jelas terpangpang bahwa layanan itu gratis, alias tidak dipungut biaya.

Suatu kejadian yang membuatnya harus bersabar menahan lapar yaitu saat mengantar warga untuk berobat ke Kabupaten Sumenep. Namun naasnya, dompetnya ketinggalan karena berangkat terburu-buru.

“Saya sebagai PJMS tidak pandang bulu. Baik si miskin baik si kaya, sama saja, Sigap tanggap 24 jam. Dipanggil jam berapa pun saya siap,” tegasnya.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan,Wardatus Sarifah turut mengapresiasi kesiapsiagaan para driver mobil Sigap. Sebab, karena kesigapan mereka banyak warga terbantu, bahkan banyak nyawa warga tertolong.

Pihaknya meminta Pemkab Pamekasan juga ikut memberikan perhatian kepada para driver mobil Sigap, setidaknya dengan program bantuan sosial, jika memang gaji para driver sudah ditetapkan melalui desa masing-masing.

“Apalagi ibu-ibu hamil. Mereka sangat terbantu dengan mobil Sigap, tentu ada driver tangguh di belakang itu semua,” ucapnya. (ali)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *