Droping Air Bersih di Sampang Segera Terealisasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) KERING: Dua warga mendorong gerobak berisi air bersih di Desa Batuporo Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang

KABARMADURA.ID, SAMPANG, KEDUNGDUNG- Kekeringan di Kabupaten Sampang sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga saat ini, droping air bersih belum terealisasi. Seperti di Desa Batuporo Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang. Warga harus mengambil air bersih dengan jarak kurang lebih 3 kilometer. Itupun harus antri untuk mendapatkan air bersih.

Yesi (22) warga setempat mengaku, kekurangan air bersih di rumahnya terjadi beberapa bula yang lau. Sehingga harus berjalan kaki ke sumber untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Bahkan, membawa gerobak sebagai tempat menimba air lebih banyak. “Sudah hampir dua bulan tidak ada air bersih di sekitar rumah saya. Satu-satunya sumber disana, jaraknya cukup jauh. Terpaksa kami harus kesana,” kesalnya, Senin (27/9/2021).

Menurutnya, mayoritas kebutuhan masyarakat akan air bersih hanya untuk kebutuhan konsumsi. Sedangkan untuk mandi, merupakan kebutuhan yang tidak cukup penting. Terkecuali kebutuhan air konsumsi sudah terpenuhi, maka sisa air bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya. Sebab kekeringan di daerahnya kerap terjadi setiap tahun.

“Untuk sementara masih ada satu sumber yang memenuhi kebutuhan air bersih. Tapi kami harus antri di lokasi. Karena tidak sedikit warga yang datang ke lokasi. Bahkan tidak hanya dari Desa Batuporo saja. Tapi dari beberapa desa lainnya juga mengantri untuk mendapatkan pasokan air bersih,” jelasnya.

Warga khawatir, ketika satu-satunya sumber air mengalami kemacetan. Dipastikan warga akan kesulitan mendapatkan air bersih. Terutama, air untuk konsumsi. Pihaknya berharap ada bantuan dari pemerintah. “Kami berharap ada bantuan. Selama ini belum ada bantuan air bersih ke desa kami,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Asroni mengaku, baru saja mendapatkan suntikan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur (Jatim). Menurutnya, droping air bersih segera direalisasikan ke Desa Batuporo Timur, Sampang.

“Kami mendapatkan bantuan dari Provinsi. Untuk sebaran kekeringan dipastikan terkaver. Hanya jumlah jatah dikurangi lantaran minim anggaran,” responnya.

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *