Dua Abdi Negara di Bangkalan Terjerat Sanksi Berat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) Joko Supriyono Kepala Inspektorat Bangkalan(FOTO: KM/HELMI YAHYA) Joko Supriyono Kepala Inspektorat Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN  – Inspektorat Bangkalan selesai memeriksa dua oknum petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Yakni, pria berinisial HBC dan perempuan EA yang terlibat dugaan perselingkuhan. Keduanya mengaku, sudah tiga kali ketahuan dan digrebek massa. Hal ini diungkapkan Kepala Inspektorat Bangkalan Joko Supriyono, Rabu (7/7/2021).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan yang sudah dilimpahkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan, keduanya mendapat rekomendasi sanksi berat. Selanjutnya, akan dilakukan pengkajian terkait pelanggaran dua oknum sebagai abdi negara di lingkungan pemerintah.

“Pilihan sanksinya, mulai dari pemecatan tidak hormat hingga penurunan jabatan. Rekomendasi itu, diserahkan ke BKPSDA yang menangani terkait kepegawaian,” ujarnya.

Dia menjelaskan, selain dua oknum dugaan perselingkuhan saksi di lokasi penggerebekan yakni keluarga, juga ikut dipanggil. Mereka ditanyakan perihal aktivitas HBC dan EA yang diduga menjalin hubungan gelap. “Materi yang kami pertanyakan, seperti kebenaran penggerebekan, ketua RT serta keluarga dua oknum juga ikut dipanggil,” jelasnya.

Joko menambahkan, keduanya mengakui tudingan sedang berduaan dalam rumah Pangeranan Asri. Sehingga, berujung pada penggerebekan. Namun, berdasarkan keterangan pihak perempuan, berdalih menagih hutang. “Saat ditanyakan kepada yang laki-laki juga membenarkan jika menagih hutang,” ulasnya.

Joko mengaku tidak tahu berbuat apa saja berduaan dengan kondisi pintu tertutup. Namun, kasus penggerebekan tidak hanya terjadi sekali. Berdasarkan keterangan dari pihak Satpol PP, sudah terjadi tiga kali. “Sempat digrebek di belakang Kodim, di Bangkalan Plaza, dan terakhir penggerebekan di rumahnya sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris BKPSDA Kabupaten Bangkalan Sumriyah membenarkan, terkait penyerahan hasil pemeriksaan dugaan perselingkuhan dua oknum Satpol PP. Saat ini, masih menindaklanjuti berkas dan rekomendasi dari Inspektorat. “Mohon bersabar, kami sedang memproses berkas hasil pemeriksaan dua oknum Satpol PP ini,” responnya.  (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *