Dua Izin di MPP Pamekasan Masih Menyulitkan

  • Whatsapp
SIBUK: Masyarakat sedang mengrus izin di Mall Pelayanan Publik (MPP) Pamekasan.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Pelayanan di Mall Pelayanan Publik ternyata belum bisa mempermudah proses perizinan. Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pamekasan menyebut, ada dua Izin yang masyarakat banyak mengeluh yakni, terkait Izin lingkungan dan izin perumahan.

Kepala DPMPTSP Pamekasan Agus Mulyadi mengutarakan, biasanya yang menjadi kendala bagi para pengusaha adalah tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB), namun para pengusaha itu kesulitan mengurus perizinan tersebut.

“Hal itulah yang menjadi kendala, sehingga terkadang masyarakat tidak kembali lagi,” katanya Rabu (3/7)

Agus menyampaikan, pengusaha yang terhambat mengurus IMB terdiri dari usaha perdagangan, industri, dan pariwisata. Khusus perizinan lingkungan dengan perumahan harus dikerjasamakan dengan Pemkab Pamekasan.

Agus menjelaskan, untuk membuat IMB, diperlukan dokumen desain bangunan yang dibuat oleh ahli di bidang konstruksi. Ahli tersebut wajib memiliki Sertifikat Keterangan Ahli (SKA). Soal biayanya tergantung luasan bangunan, yakni Rp1 juta sampai Rp2 juta.

“Komitmen untuk medirikan bangunan harus menunjukkan sertifikat tanah gambar dan ada biaya untuk bangunan di izin lingkungan dan izin bangunan kawasan pemukiman,” ujarnya.

Meski demikian, ada solusi yang kini harus disadari masyarakat, yakni bupati Pamekasan mengadakan program home industri, seperti pengusaha kripik tette dan lain lain. Agus berharap, semoga semua kendala itu dapat diatasi dengan baik dan cepat. Dengan demikian, masyarakat akan merasakan nikmatnya kemudahan di Kota Gerbang Salam itu. (km45/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *