oleh

Dua Kecamatan di Kabupaten Sumenep Rawan Covid-19

KABARMADURA.ID, Sumenep – Mewabahnya Covid-19 di Kabupaten Sumenep belum berakhir. Hingga, saat ini ada dua kecamatan yang kembali masuk zona merah. Masing-masing Kecamatan Saronggi dan Kota. Akibatnya, aktivitas masyarakat dibatasi dan dipantau secara ketat. Hal tersebut diungkapkan, Bupati Sumenep A Busyro Karim, Selasa (29/09/2020).

Menurutnya, dua kecamatan yang kembali masuk status rawan Covid-19 saat ini menjadi perhatian serius. Bahkan di Kecamatan Saronggi sudah diberlakukan lock down sejak 22 September kemarin.

“Sebenarnya berbagai upaya telah kami lakukan, persoalan Covid-19 ini menjadi perhatian serius bagi kami, seminggu sekali tepatnya di hari Kamis kami lakukan pertemuan secara formal dengan forkompinda,” ujarnya.

Termasuk segala aktivitas yang menimbulkan kerumunan seperti destinasi wisata juga tidak kunjung diberikan rekomendasi untuk beraktivitas kembali di ujung timur Pulau Madura. Saat ini bupati dua periode itu menyebutkan, jumlah kasus Covid-19 di Sumenep mencapai jumlah 386 kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 307 sudah dinyatakan sembuh atau selesai isolasi dan dinyatakan sembuh. Jumlah tersebut bertambah 3 dari data per 27 September 2020. Sedangkan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 yang gugur atau meninggal dunia sebanyak 25 orang.

Dua di antaranya adalah tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas dan RSUD dr Moh Anwar Sumenep. Dia menegaskan, sebaran Covid-19 di Sumenep, kasus terkonfirmasi Covid-19 paling banyak di wilayah Kecamatan Kota, tembus 165 kasus.

“Kecamatan kedua yang jumlah kasus terkonfirmasi nya juga cukup banyak di Saronggi, yakni 44 kasus. Tentunya tidak cukup kami saja yang berjuang, tetapi sinergitas masyarakat tentunya sangat mempengaruhi meminimalisir mewabahnya Covid-19 di Sumenep ini,” tukasnya. (ara/ito)

Komentar

News Feed