oleh

Dua Kecamatan Dominasi Pembayaran PBB di Pamekasan

Kabarmadura.id/Pamekasan-Pendapatan Asli Daerah (PAD)  dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Pamekasan, didominasi oleh 2 kecamatan dari 13 kecamtan yang ada. Itu berdasar pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sangat tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt)  Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan Yudistina melalui Kepala Bidang (Kabid) Akuntasi Sahrul Munir mengatakan, NJOP dari setiap wilayah sudah ditentukan, sehingga untuk wilayah yang termasuk kategori murah dan mahal juga sudah ada.

Untuk lokasi dengan NJOP yang terbilang tinggi berada di 2 kecamatan, yakni Kecamatan Pamekasan dan kecamatan Pademawu. NJOP di dua kecamatan tersebut dipengaruhi harga jual yang tinggi, terlebih di jalan protokol.

Dia menuturkan, kenaikan NJOP di masing-masing wilayah tertentu sejak tahun 2017 lalu itu, sudah melalui tahapan analisa serta kajian yang intensif, sehingga dirinya memastikan hal itu tidak akan memberatkan masyarakat.

“Namun tarifnya kita turunkan sehingga NJOP ini tidak memberatakan untuk masyarakat yang menengah ke bawah,” ujarnya, Selasa (4/2/2020).

Sahrul menjelaskan, target PAD dari PBB setiap tahun terus dinaikan, sebab sudah bisa dipastikan bangunan setiap tahunnya akan bertambah dan sumbernya juga sudah sangat jelas. Diungkapkannya, tarif PBB ditentukan dengan ukuran dan luas bangunan yang ada.

Sementara untuk mekanisme penarikan PBB, Sahrul melanjutkan, pertama diakomodir petugas di desa atau kelurahan kemudian disetor kepada kas daerah, bisa juga bayar sendiri kepada petugas di Mall Pelayanan Publik (MPP), dan bisa juga melalui e-banking ke bank yang sudah ditentukan.

“Jadi kita bisa bayar melalui Bank Jatim atau SMS Banking, hanya bisa mengetahui Nomor Objek Pajaknya (Nop)-nya,” pungkasnya. (rul/pin)

Komentar

News Feed