oleh

Dua Orang Tidak Hadir Tes SKB CPNS Sumenep

Kabarmadura.id/Sumenep-Pelaksanaan tes seleksi kompetensi bidang (SKB), calon pegawai negeri sipil (CPNS) mulai dilaksanakan. Dua orang dipastikan gugur sebelum mengikuti tes. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Abd. Masjid, melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Alkaf Harto Maryono, Kamis (17/09/2020).

Menurutnya sesuai ketentuan, peserta yang tidak hadir ke pelaksanaan tes maka secara otomatis gugur dengan sendirinya.  “Dua orang yang tidak hadir itu sudah tidak ikut tes, maka otomatis dinyatakan tidak lulus,” tegasnya.

Alqaf sapaan akrabnya mengaku, tidak mengetahui alasan peserta tes SKB yang tidak hadir. Dia memprediksi, peserta yang tidak hadir diperkirakan sakit atau sudah punya pekerjaan mendesak. “Intinya, yang sudah tidak hadir harus tersingkir tanpa adanya jadwal tambahan,” ucapnya.

Diketahui, untuk jadwal kemarin, 17 September 2020, sesi pertama dimulai pukul  08.30 WIB hingga 10.00 WIB, sesi 2 pukul 12.30 WIB hingga 13.00 WIB, dan sesi 3 pukul 13.30 WIB hingga 16.00 WIB. “Alhamdulillah peserta yang hadir tidak ada yang sakit,” paparnya.

Jumlah peserta tes SKB secara keseluruhan sebanyak 647. Rinciannya, 51 orang ikut di luar kota dan dua orang tidak ikut tes. Untuk keamanan dijaga oleh petugas Satpol PP, Dishub, pihak kepolisian.  Sehingga, keamanan tetap terjaga.

“Dua orang yang tidak hadir tersebut merupakan orang asli Sumenep. Semuanya sudah siap termasuk penjagaan pada pintu masuk serta di jalan,” paparnya.

Dijelaskan, ruangan yang disiapkan untuk peserta tes sebanyak 5 ruangan. Masing-masing diisi 17 peserta. Sedangkan untuk sesinya, terbagi enam, masing-masing sesi sebanyak 85 orang. “Pelaksanaan dimulai 08-30 WIB. Tetapi, 90 menit sebelumnya para peserta tes sudah sampai di lokasi tes SKB tentunya pelaksanaan akan menerapkan protokol Covid-19. ” Ujarnya.

Diketahui, Formasi PNS berdasarkan keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) tersedia 310 orang Rinciannya, tenaga kesehatan sebanyak 95 orang , dan tenaga teknis pertanian 45 orang, tenaga teknis 67 orang dan tenaga kependidikan 103 orang.

Kemudian untuk ketentuan nilai ambang batas pelaksanaan tes seleksi terbagi atas tes karakteristik pribadi (TKP) 126 tes wawasan kebangsaan (TWK) 65 poin, tes intelegensia umum (TIU) 80 poin, dan formasi umum yakni 271 poin.

Untuk formasi cum laude, peserta harus mencapai nilai TIU 85 poin. Untuk total nilai yang harus dikumpulkan bagi peserta formasi ini minimal 271 poin,dan untuk formasi disabilitas peserta harus mengumpulkan nilai minimal 260 poin. asalkan TIU minimal 70 poin. Sedangkan untuk nilai tes lainnya tidak ditentukan.

Sementara itu, salah satu peserta tes SKB Annawati Asal Kecamatan Batang-batang Sumenep mengaku siap mengikuti tes SKB. Menurutnya,  jika lulus akan mengabdikan diri pada negara. “Harapan saya lulus mas, tentunya usaha dan doa sudah kami lakukan,” ucapnya.

Dirinya, tidak pesimis dalam menghadapi tes SKB. Sebab, sebelumnya sudah belajar dengan sebaik mungkin. “Saya sudah berusaha dan saya bukan keturunan orang berada. Keturunan tani tapi semoga lulus hanya doa yang dapat diandalkan,” pungkasnya. (imd/ito)

Komentar

News Feed