oleh

Dua Pabrikan Enggan Tentukan Target Serapan Tembakau di Pamekasan

Kabarmadura.id/Pamekasan-Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distan PHP) Pamekasan, menginventarisir masih ada dua dari tujuh gudang yang masih enggan menentukan target serapan tembakau.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Distan PHP Pamekasan Achmad Suaidi, target serapan dari pabrikan itu ditentukan setelah adanya pertemuan dengan pihak pabrikan di Surabaya beberapa waktu lalu.

“Berdasar pertemuan target serapan untuk  Gudang Garam 8.000 ton, Djarum 8.000 ton, PT Sadana 200 ton, Wismilak 100 ton,” ungkapnya. Kamis (23/7/2020). 

Dijelaskannya, untuk pabrikan yang sudah biasa membeli tembakau setiap tahunnya ada tujuh, namun masih tersisa dua pabrikan yang enggan menentukan target serapan. Kedua pabrikan itu berdalih masih menunggu panen berlangsung. 

“Dua pabrikan itu Noyorono, Grendel, nanti menjelang pembelian tembakau mereka akan memberi tahu,” jelasnya. 

diungkapkannya, musim tanam kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab petani banyak yang tidak melakukan penanaman tembakau. Bahkan ada sebagian petani yang sudah menanam tanaman lainnya, seperti bawang, semangka, dan tanaman lainnya. 

“Luas areal tanaman tembakau tidak seperti tahun lalu, banyak petani yang memilih tanaman alternatif,” tukasnya. 

Sementara itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ahmadi berharap, musim tanam kali ini hasil panen tembakau petani bisa terbeli semua oleh pabrikan, sehingga kesejahteraan petani bisa bertambah saat musim tembakau berlangsung. 

“Kami berharap hasil tani tembakau bisa terbeli secara keseluruhan,” pungkasnya. (rul/pin)  

 

Komentar

News Feed