Dua Paket Proyek Jadi Atensi Pemkab, Edi Rasiyadi: Harus Selesai dan Berkualitas

  • Whatsapp
(Km/ Razin) DIKEBUT: Kondisi jembatan yang berada di Kecamatan Pragaan

Kabarmadura.id/Sumenep-Dari 170 paket yang dilelang melalui pada tahun 2019, ada dua paket proyek yang belum selesai dan diberi dispensasi 50 hari setelah deadline. Kedua paket proyek tersebut adalah pembangunan jembatan di Desa Pakamban Kecamatan Pragaan dengan pagu anggaran Rp1 miliar dan pembangunan pelabuhan di area kepulauan Giliyang dengan nilai proyek Rp17 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Edy Rasiyadi menyampaikan, dari kedua paket proyek itu sampai saat menjadi atensi yang cukup serius dari instansi terkait,  karena persoalannya tidak hanya ditargetkan selesai tetapi juga harus berkualitas. Selain itu diharapkan keberadaan proyek tersebut diharapkan segera dinikmati oleh masyarakat.

“Dari 50 hari yang didispensasikan tentunya dinas-dinas terkait harus benar-benar serius, dan menurut penuturan mereka, siap seperti itu,” katanya kemarin.

Menanggapi hal itu, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep M Ramzi akan memanggil dinas terkait. Pihaknya akan memastikan agar dinas tersebut benar-benarberkomitmen untuk menyelesaikan proyek tersebut tepat waktu. Misalnya, dengan mengganti pekerja yang lebih giat dari sebelumnya, serta langkah-langkah lain yang dapat mempercepat penyelesaian proyek.

“Kamis depan akan kami panggil guna merapat kembali pekerjaan yang tidak diputuskan kontrak. Karena memang akses yang prioritas,” paparnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *