Dua Paslon Pilkada Sumenep Saling Beradu Peta Kekuatan

  • Bagikan
(KM/SYAHID MUJTAHIDY)

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Sudah tiba waktunya menentukan sepasang pemimpin dari empat putra-putri terbaik Sumenep dalam pentas pemilihan kepala daerah (pilkada) Sumenep, Rabu (9/12/2020).

Pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Achmad Fauzi bersanding dengan Dewi Khalifah yang berlatar belakang pesantren. Duet ini terbilang sebagai kombinasi petahana, mengingat Fauzi masih menjabat sebagai wakil bupati Sumenep.

Sedangkan penantang berlatar belakang birokrat senior di Pemerintah Provinsi Jawa Timur,  Fattah Yasin, didampingi M. Ali Fikri Warits yang berlatar belakang pesantren.

Kedua paslon didukung lima partai politik (parpol) yang memiliki kursi di parlemen.

Paslon nomor urut 1 yang berjargon Sumenep Melayani, tercatat mengantongi 20 kursi dari parpol pendukung, antara lain6 kursi dari Partai Gerindra, 5 kursi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), 2 kursidari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), 6 kursidari Partai Amanat Nasional (PAN), dan 1 kursidari Partai Bulan Bintang (PBB).

Kelima kursi tersebut tercatat mengumpulkan 138.243 suara dari tujuh dapil pada Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2019. Berdasarkan hitungan akumulatif, terbilang menang di dapil 1 (Kota, Kalianget, Manding, Talango, Batuan) dan dapil 2 (Bluto, Saronggi, Lenteng, Gili Genting).

Tim sukses paslon Fauzi-Eva, Abrari el Zael menjelaskan, 20 legislator itu dijadikan sebagai komandan dapil untuk meruwat dan mendulang suara agar menang di semua kecamatan.

“Kami tugaskan sebagai komandan dapil supaya meruwat kembali suara-suaranya saat perolehan Pileg 2019 ditambah relawan,” ujarnya.

Pria yang familiar disapa Abbe ini juga menerangkan, pihaknya memberikan perhatian penuh ke semua kecamatan, termasuk Kecamatan Arjasa yang jumlah pemilihnya paling tinggi berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT), yaitu  sebanyak 55.882 pemilih.

Sumenep Melayani itu harus bertarung mati-matian mengingat perolehan suara Sumenep Barokah di dua dapil kepulauan unggul.

Baca juga  DPRD Sumenep Segera Paripurnakan Hasil Perhitungan APBD 2020

Namun, Abbe menngklaim, survei internalnya unggul atas rivalnya. Hanya saja, dia tidak mau menyebutkan angka pastinya.

“Kami tidak hafal persis menangnya berapa persen. Cuma yang kami mau, menangnya 70 persen. Sehingga ketika kami tidak bisa menang 70 persen, kami menang 65 persen kalau margin errornya 5 persen,” imbuhnya.

Sementara itu, paslon Gus Acing-Mas Kiai mengantongi 30 kursi di parlemen dari lima parpol yang mendukungnya. Antara lain, 10 kursiPartai Kebangkitan Bangsa (PKB), 3 kursiPartai Nasional Demokrat (Nasdem), 7 kursiPartai Persatuan Pembangunan (PKB), 7 kursiPartai Demokrat dan3 kursi Partai Hanura.

Jika merujuk pada hasil Pileg 2019, kelima parpol itu memberikan harapan besar, karenamampu meraup 189.711 suara, serta bisa menang di dapil 3 hingga 7.

“Anggota DPRD kami maksimal bergerak, ditambah penggerak lain bisa menang di semua dapil,” kata timses Sumenep Barokah Rasidi.

Setelah melihat hasil survei internalnya, Rasidi jugameyakini akan menang di Pilkada Sumenep 2020. Bahkan kemenangannyadiklaim bisa sampai sebesar 6 hingga 7 persen.

Selain itu,mereka tidak memetakan bidikan khusus. Sebab, ingin menang di semua kecamatan.

“Nggak ada yang khusus, kami konsentrasinya sama semua. Karena target kami menang di semua kecamatan,” tegasnya.

Perolehan suara kedua paslon di Pileg 2019 dinilai tidak menjadi patokan utama di mata pengamat politik Syaiful Bahri. Sebab, figur dan tokoh pendukung bisa menjadi pembeda.

Selain itu, berdasarkan perolehan itu, keduanya baru saling mengumpulkansekitar 100 ribu suara. Sementara berdasarkan DPT terdapat 822.320 suara. Terhitung, sekitar 500 ribu suara masih diperebutkan.

“Figur dan tokoh pendukung itu juga bisa menjadi pembeda,” pungkasnya. (idy/waw)

KEKUATAN BERDASARKAN HASIL PILEG 2019

PERBANDINGAN SUARA PER-DAPIL

Dapil 1 (Kota, Kalianget, Manding, Talango, Batuan)

Baca juga  Dari 10 Miliar, 10 Persen Anggaran DKP Tidak Terserap

Sumenep Melayani

33.682 suara

Sumenep Barokah

23.452 suara

 

Dapil 2 (Bluto, Saronggi, Lenteng, Gili Genting)

Sumenep Melayani

36.029 suara

Sumenep Barokah

20.651 suara

 

Dapil 3 (Guluk-Guluk, Ganding, Pragaan)

Sumenep Melayani

15.736 suara

Sumenep Barokah

36.465 suara

 

Dapil 4 (Ambunten, Pasongsongan, Dasuk, Rubaru)

Sumenep Melayani

25.339 suara

Sumenep Barokah

33.379 suara

 

Dapil 5 (Batang-Batang, Dungkek, Batu Putih, Gapura)

Sumenep Melayani

16.167 suara

Sumenep Barokah

26.050 suara

 

Dapil 6 (Gayam, Nonggunong,  Ra’as, Masalembu)

Sumenep Melayani

7.416 suara

Sumenep Barokah

28.729

 

Dapil 7 (Arjasa, Sapeken, Kangayan)

Sumenep Melayani

3.874 suara

Sumenep Barokah

20.985

 

REKAP KEUNGGULAN DAPIL

Sumenep Melayani

Unggul di Dapil 1-2

Sumenep Barokah

Unggul Dapil 3-7

 

PERBANDINGAN SUARA KESELURUHAN

Sumenep Melayani

138.243 suara

Sumenep Barokah

189.711 suara

 

PERBANDINGAN PEROLEHAN KURSI

Sumenep Melayani (20 kursi)

Parta Gerindra (6 kursi)

PDIP (5 kursi)

PKS (2 kursi)

PAN (6 kursi)

PBB (1 kursi)

 

Sumenep Barokah (30 kursi)

PKB (10 kursi)

Partai NasDem (3 kursi)

PPP (7 kursi)

Partai Demokrat (7 kursi)

Partai Hanura (3 kursi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan