Dua PDP Covid-19Asal Sampang Dirawat di Pamekasan

  • Whatsapp
(KM/ ALI WAFA) TAMU: Dua orang PDP asal Kabupaten Sampang dirawat dan diisolasi di Kabupaten Pamekasan.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Dua orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kabupaten Sampang dilarikan ke rumah sakit di Pamekasan. Masing-masing dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan Rumah Sakit Umum (RSU) Mohammad Noer (RSMN) Pamekasan.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD SMart dr. Syaiful Hidayat mengungkapkan, PDP berjenis kelamin perempuan dirawat dan diisolasi di RSUDSMartdan satu lagi yang berjenis kelamin laki-laki berusia 24 tahun masuk RSMN Pamekasan pada , Rabu (13/5/2020).

Bacaan Lainnya

Satu orang PDP yang dirawat di RSUD SMart, sejatinya sudah cukup lama, bahkan sudah memasuki pekan kedua. Dia dinyatakan PDP oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Pamekasan, setelah hasil pemeriksaan medis dan klinis melalui foto rontgen, terdiagnosamengalami radang paru-paru.

Namun Syaiful mengatakan, pasien tersebut kini kondisinya terbilang stabil dan tinggal menunggu hasil swab yang menentukan bersih dari Covid-19, sehinga diizinkan untuk pulang dan mengisolasi diri di rumah.

Hal itu, menurut Syaiful, otomatis menepis asumsi bahwa di Kabupaten Sampang tidak terdapat PDP.Karena ada bukti bahwa pihaknya telah lama menerima PDP dari Kabupaten Sampang, tepatnya dari Desa Tanjung, Camplong.

“Satu PDP yang dirawat di sini berasal dari Kabupaten Sampang, sudah lama dirawat di sini, bahkan kondisi saat ini sudah stabil dan tinggal menunggu hasil swab negatif untuk bisa pulang mennyusul yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSMN dr. Mokh. Mukhlis menyampaikan, telah kedatangan satu PDP asal Sampang pada Selasa malam (12/5/2020).

Pria berusia 24 tahun tersebut dinyatakan PDP setelah hasil medis dan klinisnya mengarah pada gejala Covid-19, ditambah lagi hasil foto rontgen yang menemukan radang paru dalam tubuhnya.

Kini pasien tersebut tengah dirawat dan diisolasi di ruang isolasi. Kondisinya juga cukup baik dan sudah stabil tanpa gejala. Sehingga tinggal menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium.

“Kami tadi malam kedatangan satu lagi PDP dari Kabupaten Sampang, dan sedang kami rawat di sini, sebisa mungkin kami akan memberikan penanganan yang optimal,” ujarnya.(ali/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *