Dua Pelaku Ujaran Kebencian di Sampang Menyerahkan Diri

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MENYELIDIKI: Aparat kepolisian terus memburu terlapor pelaku ujaran kebencian kepada seorang kiai kharismatik di Sampang.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Pelaku ujaran kebencian terhadap KH. Syafiudin Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Gersempal Kecamatan Omben Kabupaten Sampang menyerahkan diri. Dua orang dari empat belas pemilik akun facebook mendatangi Polres Sampang. Yakni, Zaini (31) warga Kabupaten Pamekasan dan Arul Asrama (30), warga Kecamatan Sreseh Sampang.

Keduanya mengaku bersalah dengan komentarnya yang dinilai melecehkan seorang kiai. Bahkan, mereka bersedia menjalani proses hukum di kantor polisi. Sebelum ke polres, keduanya mendatangi kuasa hukum KH. Syafiudin, Moh. Taufiq. Namun, disarankan langsung mendatangi kantor polisi.

“Dua orang mengaku menyerahkan diri kepada kami. Tapi kami sarankan untuk datang langsung ke kantor polisi,” ujar, Kuasa Hukum simpatisan sekaligus Muhibbin KH Syaifuddin, Moh Taufiq, Kamis (8/7/2021).

Dia memastikan, permohonan maaf dua pelaku sudah pasti diterima. Namun, soal proses hukum sudah diserahkan ke pihak kepolisian. Hal itu dilakukan, agar bisa memberikan efek jera kepada pelaku dan pihak lainnya. Bahkan, pihaknya berjanji akan mengawal kasus bersama simpatisan dan santri hingga tuntas.

“Tujuannya, agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya. Karena, ucapan sejumlah pelaku tidak hanya mengandung ujaran kebencian. Akan tetapi, mengandung pencemaran nama baik,” tegasnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto mengaku, sudah mengantongi sejumlah pelaku lainnya. Bahkan, terdapat beberapa pelaku yang masih menolak dimintai keterangan alias mangkir dari panggilan polisi. “Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami mengumpulkan saksi dan bukti. Sejumlah identitas sudah kami kantongi,” responnya. (man/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *