Dua Terlapor Pelecehan KH. Syaifuddin Sampang Melalui Medsos Jalani Pemeriksaan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) PERIKSA: Polisi sudah mulai melakukan pemeriksaan kepada terlapor kasus dugaan pelecehan terhadap kiai kharismatik di Sampang.

KABARNMADURA.ID, SAMPANG – Polres Sampang mulai melakukan pemeriksaan kepada pemilik akun media sosial (medsos) facebook dugaan pelecehan terhadap Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Gersempal, Kecamatan Omben Sampang KH. Syafiuddin. Mereka diperiksa selama beberapa hari untuk mempertanggung jawabkan pernyataannya di medsos, Kamis (15/7/2021).

Namun, dalam pemeriksaan itu hanya dua orang yang memenuhi panggilan polisi. Yakni, Arul Asrama warga Kecamatan Sreseh Sampang dan Zaini yang merupakan warga Pamekasan. Keduanya, secara bergantian diperiksa di ruang penyidik Polres Sampang. Sedangkan, 12 pemilik akun facebook lainnya yang dilaporkan belum diperiksa.

Sebab, polisi masih belum menemukan pemiliknya seratus persen. Sehingga, beberapa pemilik lainnya yang dipanggil pun mangkir.  Sebelumnya, mereka melakukan pelecehan dengan melontarkan komentar yang dinilai sebagai pelecehan dan dilaporkan oleh simpatisan KH. Syafiuddin ke Mapolres Sampang.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto mengatakan, polisi sudah melakukan pemeriksaan kepada dua terlapor. Namun, pemeriksaan dilakukan beberapa hari, lantaran tidak  tidak hanya dua orang yang dipanggil. “Untuk sementara hanya dua yang memenuhi panggilan kami. Karena mereka mengaku, bersalah dan menyesal. Untuk yang lain, kami belum bisa menyebut identitasnya demi kelancaran penyelidikan,” tegasnya.

Sementara untuk pemilik akun facebook yang lain, pihaknya masih proses penyelidikan lebih lanjut. Sebab, beberapa pemilik akun tidak kooperatif. Jika tidak hadir pada panggilan berikutnya, akan dilakukan tindakan tegas. “Kami siapkan puluhan pertanyaan kepada pemilik akun. Sehingga proses pemeriksaan cukup lama. Sedikitnya ada 20 pertanyaan yang harus dijawab,” paparnya.

AKP Sudaryanto membuka sebagian hasil pemeriksaan. Jika, kedua pelaku yang sudah diperiksa mengaku tidak kenal dengan pemilik akun yang memposting video KH. Syafiuddin. Namun, mereka mengakui, jika sempat berkomentar soal video KH. Syafiuddin yang berdurasi sekitar 1 menit 2 detik. “Selanjutnya, kami akan melakukan pemeriksaan kepada pemilik akun atas nama Wildan. Karena, di medsos akun ini yang memposting video KH. Syafiuddin,” tukasnya. (man/ito)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *