Dugaan Penyunatan BPUM Didukung Masuk ke Ranah Hukum

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) JANGGAL: Pemotongan bantuan BPUM dicurigai sangat banyak, sehingga Anggota DPRD Sampang Aulia Rahman mendukung jika diusut secara hukum.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Terungkapnya dugaan pemotongan Bantuan produktif usaha mikro (BPUM) atau bantuan presiden (banpres) produktif untuk pelaku usaha mikro di Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, disorot Anggota Komisi I DPRD Sampang, Aulia Rahman.

Aulia mendukung penegakan hukum terhadap masalah itu jika memang terbukti ada unsur pidana. Sebab, sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak juknis), realisasi bansos BPUM harus sampai utuh kepada penerima. Jika ada yang tidak utuh, berarti ada unsur pelanggaran. Sehingga dinilai perlu ditindaklanjuti ke ranah hukum.

Bacaan Lainnya

Secara kemitraan, program tersebut adalah ranah Komisi IV DPRD Sampang. Namun dari sisi regulasi, Aulia sangat mendukung pengusutan secara hukum.

“Juklak dan juknis penyalurannya sudah jelas. Jika masih ada pemotongan berarti ada yang sengaja melanggar aturan. Apalagi, bantuan terpotong tidak sedikit,” ucapnya.

Bahkan Aulia mencurigai, bantuan itu memang BPUM, maka banyak pihak yang terlibat. Tidak hanya oknum di pemerintah desa, namun di perbankan. Sebab, sudah memberikan kemudahan dalam proses pencairan. Sehingga Aulia berani memastikan kemungkinan adanya kerja sama dengan oknum petugas bank setempat.

Bahkan kecurigaannya bukan BPUM, namun jika ternyata BPUM, maka pemotongannya cukup banyak. Sebelum tahun 2021, bantuan senilai Rp2,4 juta. Sementara tahun ini sebesar Rp1,2 juta. Jika uang yang diterima penerima bantuan hanya sebesar Rp400 ribu, maka dipotong 50 persen lebih.

Mendengar kabar tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Kelembagaan ,Koperasi dan Usaha Mikro, Diskoperindag Sampang, Wahyu Agustini berjanji akan menyelidiki dugaan tersebut. Sebab menurutnya, selama ini tidak ada masalah di lokasi lain.

“Kami akan coba kroscek lagi. Sebab di semua kecamatan selama ini aman tidak ada pemotongan,” kata Wahyu. (man/waw)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *