oleh

Duo Calon Legenda Ingin Persembahkan Gelar untuk Madura United

Kabarmadura.id-Tepat Jumat (10/7/2020) hari ini, dua gelandang Madura United Slamet Nurcahyo dan Asep Berlian merayakan hari ulang tahunnya. Slamet merayakan ulang tahun yang ke-37 tahun; lahir 10 Juli 1983.

Berbeda dengan Asep yang baru menginjak usia 30 tahun hari ini. Gelandang bernomor punggung 4 di Madura United itu melihat dunia kali pertama pada 10 Juli 1990.

Di hari yang berbahagianya, Slamet mengaku senang bisa merayakan ulang tahun bersama keluarganya, lantaran kompetisi masih belum jalan. Namun, dia sedih, akibat tidak daya merayakannya dengan keluarga besar Madura United.

Di samping itu, di usianya yang sudah 37 tahun, Slamet berharap bisa mempersembahkan gelar bagi tim yang berbasis di Pulau Garam ini, sebelum gantung sepatu.

“Senang dan sedih sih. Senang bisa bersama keluarga. Tapi, kalian tahu tidak bisa bersama dengan teman-teman. Itu bikin sedih. Harapannya, semoga saya bisa membawa Madura United juara. Kalau soal gantung sepatu kapan, lihat saja nanti,” ujarnya kepada Kabar Madura, Kamis (9/7/2020) sore.

Senada dengan gelandang bernomor punggung 10 di Madura United itu, Asep juga ingin memepersembahkan gelar juara bagi tim berjuluk Laskar Sape Kerrab. Sebab, dia belum memberikan itu sejak bergabung pada tahun 2016.

“Iya belum dalam kompetisi. Tapi iya, bukan turnamen. Ingin sekali mempersembahkan gelar juara bagi Madura United,” pungkasnya.

Diketahui, kedua gelandang Madura United ini sangat dekat. Bahkan, keduanya seriang satu kamar saat jalani laga tandang. (idy/nam)

Slamet-Asep di Mata Keluarga Besar Madura United

Zia Ulhaq (Dirut PT. PBMB)

“Banyak yang mengatakan Slamet dan Asep sudah legendanya Madura United. Kami pun berharap seperti ini. Kedua pemain itu sudah bersama dengan kami cukup lama, terutama Slamet. Kami berharap keduanya bisa memberikan warna berbeda di Madura United ini.”

Rahmad Darmawan (Manajer)

“Sosok Slamet dan Asep di Madura United sangat penting. Dua pemain itu bisa jadi panutan bagi pemain-pemain muda di Madura United. Kami tahu, ada empat pemain muda juga yang dari U20. Itu memotivasi sekali dan bisa membimbing mereka.”

Andik Rendika Rama (Fullback)

“Ya, menurut saya pribadi Cak Met adalah seorang pemain senior yang baik, sopan sama kawan dan sedikit bicara, tapi omongannya sangat berpengaruh di tim. Sedangkan Mas Asep nggak jauh beda dengan Cak Met. Di orangnya baik, murah senyum. Iya, kalau di luar banyak canda, tapi kalau di lapangan, selalu on fire.”

Ridho Djazulie (Kiper)

“Karena keduanya lama di Madura United, lastinya mereka legend lah bagi Madura United. Dari keduanya yang sangat berkesan, yaitu saat bercanda. Saya suka sekali dan membuat saya betah di sini.”

Komentar

News Feed