oleh

DWP Sampang tidak Hentikan Bansos, Dibuat Rutin dengan Tajuk Jubah

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sampang adalah kumpulan istri-istri pegawai dan aparatur negeri sipil (ASN) yang bertugas di Sampang. Selain sebagai sarana silaturahmi istri-istri pegawai, DWP juga memiliki sejumlah program baik pendidikan, ekonomi maupun sosial.

Wabah Covid-19 menjadi perhatian dari DWP. Mereka mengalihkan sebagian besar kegiatannya pada bantuan sosial secara langsung kepada warga yang tergolong tidak mampu. Bentuknya beragam, namun, yang rutin mereka lakukan adalah dengan membagikan secara langsung nasi bungkus.

“Untuk tahun ini kAMI lebih fokus pada penanganan Covid-19 dan membantu masyarakat sampang, dengan cara bagi-bagi sembako dan jumlah sembako hanya 200 bungkus,” ungkap Ketua DPW Kabupaten Sampang, Enny Kusrini, Minggu (22/11/2020).

Nasi bungkus tersebut disalurkan setiap hari jumat dengan nama nama program Jumat Barokah (Jubah). Nasi bungkus didistribusikan kepada warga langsung, baik di jalanan, di yayasan dan didatangi ke rumahnya.

Enny bercerita, awalnya, program Jubah bertujuan membantu masyarakat yang disepakati ibu-ibu DWP se-kabupaten. Sehingga untuk menjalankan program tersebut semua anggotanya melakukan sumbangan.

Adapun yang memasak nasi tersebut mengambil petugas atau staf yang memiliki gaji Rp300 ribu setiap bulannya, sehingga bisa menjadi tambahan bagi pegawai.

“Nasi itu harganya Rp5.000, kami sempat pesimis takut warga tidak mau, tapi alhamdulillah antusias masyarakat tinggi. Jadi tidak ada paksaan untuk anggota, kalau anggota mau nyumbang 5 bungkus tidak apa-apa. Dan jumlah yang dikasih setiap minggunya 170 bungkus, dan sekarang ini semakin banyak,” ucap perempuan yang berstatus sebagai Istri Sekretaris Daerah Sampang itu.

Selain nasi bungkus, melalui Bidang Sosial Budaya (Sosbud)DWP Sampang memasang tempat cuci tangan yang disebarkan di pasar. Yakni pasar Srimangunan, Ju’lanteng, Rong Tengah, Pasar Degedeg, Pasar Margalela, kemudian di Monomen Kota, Taman Kota dan Pelabuhan Tanglok.

Tidak hanya itu, melalui bidang pendidikan DWP juga menjalankan program bantuan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) kepada siswa tingkat TK di naungan DWP yang ada di kecamatan. Termasuk yang rutin mereka gelar adalah memberikan bantuan susu dan biskuit.

“Dari bulan Januari kami laksanakan bantuan SPP dan bagi-bagi susu serta biskuit kepada TK naungan DWP kecamatan,” pungkasnya. (mal/bri)

Komentar

News Feed