oleh

Edukasi Warga Melalui Tiktok, Anggota Polres Bangkalan Dapat Penghargaan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Salah satu anggota Polres Bamgkalan diberikan penghargaan berkat inovasi dan kreativitasnya dalam meningkatkan pengabdiannya kepada masyarakat,

HELMI YAHYA, Bangkalan

Upaya yang dilakukan oleh Bripka Vicky Hartina Muin dalam membina masyarakat agat taat protokol kesehatan (protkes) Covid-19 patut diacungi jempol. Petugas satuan polres Bangkalan tersebut viral di media sosial (medsos) TikTok karena ikut membantu menyadarkan masyarakat mengenai pencegahan Covid-19..

Pengenalan dan pembinaan yang dilakukan oleh Vicky membuat masyarakat tergerak mematuhi protkes. Edukasi melalui medsos tersebut dinilai lebih mudah dipahami. Artinya, pemahaman melalui TikTok jauh lebih diterima oleh warga.

Selain Vicky, Kapolres Bangkalan juga memberikan apresiasi dan penghargaan pada 33 anggota Polres Bangkalan dikarenakan berhasil mengungkap beberapa kejahatan selama kurang dari 12 jam. Sehingga kinerja tersebut dirasa perlu diapresiasi agar terus semangat dan menjadi contoh bagi anggota polisi lainnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Haryanto secara simbolis memberikan penghargaan kepada 33 anggota Satreskrim Polres Bangkalan dan Bripka Vicky Hartinanda Muin di Mapolres Bangkalan. Prosesi itu dilakukan pada pukul 08.00 WIB, dan dengan memenuhi protkes. “Ini bukan kegiatan yang biasa, tapi kegiatan yang luar biasa. Sehingga perlu diberikan penghargaan,” ujarnya kepada media.

Kapolres Bangkalan menyampaikan, penghargaan diberikan atas dedikasi anggota yang dalam waktu 12 jam berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku pidana kriminal di wilayah hukum Polres Bangkalan. ”Anggota Satreskrim juga kami berikan penghargaan karena dedikasi dan kinerja mereka yang keras,” ulasnya.

Selain itu, dirinya juga memberikan penghargaan kepada Bripka Vicky Hartinanda Muin, karena sudah memberikan edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan Covid-19 melalui TikTok. “Mudah-mudahan sosialisasi di medsos terkait pentingnya protkes dapat diterima dan diimplementasikan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Sosialisasi kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Apalagi terkait proses vaksinasi yang sedang gencar dilakukan. Sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan takut divaksin. Sebab sudah jelas halal dan aman. ” Label halal sudah dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan aman sudah mendapatkan uji klinis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” tutupnya. (km59/maf)

Komentar

News Feed