Eduwisata Garam Madura Siapkan Diskon Khusus untuk Kafilah MTQ Jatim XXIX

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) TAWARAN MENARIK: Eduwisata Garam Madura di Desa Bunder, Pademawu, Pamekasan sidap menyambut MTQ Jatim XXIX dengan membenahi berbagai fasilitas.

KABARMADURA.ID| PAMEKASANPelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Jawa Timur (Jatim) XXIX di Pamekasan sudah tinggal 12 hari. Berbagai destinasi wisata turut mempersiapkan penyambutannya. Persiapan itu  dilakukan dengan mulai berbenah. Salah satunya seperti yang dilakukan pengelola Eduwisata Garam.

Objek wisata di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, Pamekasan itu akan memberikan diskon khusus bagi kafilah yang berkunjung.

Bacaan Lainnya

Pembenahan itu seperti menambah beberapa gazebo. Destinasi wisata berstatus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bunder itu juga menambah lapak kuliner, memperbaiki pintu masuk, memperindah tempat parkir dan ada dermaga untuk fasilitas susur sungai.

Sebab, edukasi garam dalam objek wisata yang dikelola BUMDes Mutiara Saghara  tersebut dibuat beralur.

Direktur BUMDes Mutiara Saghara Desa Bunder Taufik Hidayat mengatakan, eduwisata yang dilaunching pada 4 April 2021) tersebut, menyediakan etalase produk-produk garam rakyat, mulai dari garam rebus dan produk-produk olahan warga Desa Bunder.

MTQ Jatim XXIX yang digelar di Pamekasan, diharapkan Taufik, bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Sehingga, juga memberi antusias terhadap pengelola Eduwisata Garam untuk mengembangkan berbagai fasilitas penunjangnya.

“Kami berusaha semaksimal mungkin dalam menyambut kafilah MTQ Jatim, karena kami menjadi bagian dari Pemkab Pamekasan yang juga ingin menampilkan wajah yang bagus,” paparnya, Rabu (20/10/2021) saat diwawancarai khusus lokasi eduwisata garam.

Selain wisata edukasi tentang budidaya dan komoditas garam, destinasi wisata yang baru enam bulan berdiri ini juga menawarkan pemandangan laut lepas nan mempesona yang memanjakan pandangan pengunjungnya.

Pengunjung juga bisa memanen sendiri garam rakyat yang diproduksi secara tradisional.  Sehingga akan sangat tepat bila berkunjung di pagi hari dan sore hari.

Untuk tiket masuk ke lokasi Eduwisata Garam Madura, Taufik menjelaskan, para pengunjung cukup membeli produk Garam Smart seharga Rp5 ribu. Garam beryodium itu diproduksi oleh BUMDes Mutiara Saghara. Bahkan akan ada tour guide yang akan menemani pengunjung dan mengarahkan alur objek wisata itu.

“Kami berharap menjadi bagian destinasi yang dikunjungi oleh peserta MTQ, sehingga menjadi oleh-oleh pengalaman, oleh-oleh informasi bahwa di Pamekasan ada eduwisata garam,” ucap Taufik.

Taufik berharap, pelaksanaan MTQ sukses, sehingga seusai kegiatan akbar tersebut, bisa mengangkat brand image Pamekasan Hebat di kabupaten yang dipimpin Bupati Pamekasan Baddrut Tamam ini.  Dengan begitu, Pamekasan bisa terus berdaya saing dengan kabupaten dan kota lain di Indonesia.

“Kesan atau brand Pamekasan Hebat itu betul-betul terwujud, bukan hanya oleh masyarakat Pamekasan, tetapi dari seluruh kontingen dari 36 kabupaten kota di Jatim, salah satunya melalui eduwisata garam di Desa Bunder,” pungkas Taufik.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *