oleh

Empat Partai Besar Melemah di Bangkalan

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Perolehan satu kursi Partai NasDem di DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), berbanding terbalik dengan perolehan kursi di DPRD Bangkalan. Sebab, dari enam daerah pemilihan (dapil) di Bangkalan, tidak satupun yang membuahkan hasil yang maksimal.

Partai yang didirikan Surya Paloh itu, harus puasa kursi hingga lima tahun yang akan datang. Padahal DPD NasDem Kabupaten Bangkalan menargetkan lima kursi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Selain Partai NasDem, ada Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Hanura yang semakin melemah di Bangkalan. Namun ketiga partai itu masih beruntung, karena masih memiliki kursi legislatif di pemilu kali ini, namun berkurang dibandingkan hasil pemilu sebelumnya.

Ketua DPD Partai NasDem Bangkalan Nasih Aschal mengakui, torehan kursi di parlemen Bangkalan tahun ini tidak sesuai ekspektasi yang dicanangkan, bahkan dua kursi pada 2014 ikut kandas dalam pertarungan terbuka tersebut.

“Tahun ini, kami tidak mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Bangkalan, periode sebelumnya kami memiliki dua kader,” katanya kepada Kabar Madura.

Alasannya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya akibat pecahnya fokus, karena dia konsentrasi pada kontestasi politik tingkat Provinsi Jatim.

“Saya sendiri fokus pada pileg provinsi, dan mendapat satu kursi, namun ternyata di daerah tidak dapat,” tambahnya.

Rencannaya, pihaknya akan menggelar rapat internal untuk menentukan nasib partainya lima tahun yang akan datang. Seluruh kadernya akan dipanggil untuk melakukan evaluasi atas hasil yang didapat saat ini.

Namun demikian, pihaknya tetap mengapresiasi kinerja semua kader dan simpatisan partai yang telah bekerja maksimal untuk meraup hasil yang canangkan dari awal, bahkan masuknya satu kursi di DPRD Provinsi tidak lepas dari peran semua pihak yang terkait.

“Selama ini peran kader dan simpatisan cukup maksimal, namun jelas dalam tubuh organisasi perlu penyegaran dan mengetahui kondisi yang ada,” tandasnya.

Sementara itu, suara Partai Demokrat juga tidak mencapai target yang diharapkan. Dalam Pemilihan Umum (Pemilu) di Bangkalan tahun 2019 ini, jatah kursi partai berlambang mercy ini berkurang satu. Jika pada tahun 2014, memiliki 6 kursi, kali inihanya 5 kursi yang diperoleh dari dapil 1, 2, 3, 4 dan 5.

Pada dapil 6 yang meliputi wilayah Kecamatan Tanah Merah dan Burneh, Demokrat terdepak.

Berkurangnya jatah kursi Partai Demokrat ini, berdasarkan keterangan Sekretaris DPC Partai Demokrat Bangkalan Agus Kurniawan, kader di dapil 6 kurang maksimal dalam mencuri hati masyarakat.

“Kelemahan kader saya yang di dapil tersebut (dapil 6), dengan persaingan politik yang ketat ini kader dapil 6 terlalu lengah,” paparnya kepada Kabar Madura, Selasa (14/5).

Selain Partai Demokrat, yang mengalami penurunan jumlah kursi Partai Golkar. Partai yang berlambang pohon beringin ini juga terdepak beberapa dapil. Partai Hanura juga bernasib serupa, sebelumnya memiliki 4 kursi, kali ini harus tergeser. Partai petahana ini tergeser oleh partai baru, yakni Partai Berkarya dan Partai Perindo.

Ketua DPC Partai Hanura Mahmudi mengatakan, kursi perwakilan legislatif berkurang satu pada Pemilu 2019 ini. Jika sebelumnya memiliki 4 kursi, saat ini Hanura mendapatkan 3 kursi di dapil 1, 3 dan 5, ekhilangan satu kursi di dapil 4.

Sementara itu partai baru dari Partai Berkarya memperoleh 2 kursi dari dapil Bangkalan 2 dan 4. Partai Perindo yang notabenenya partai baru, mendapatkan 1 kursi di dapil 4. (ina/awe/waw)

 

PERKIRAAN PEROLEHAN KURSI DPRD BANGKALAN DARI SETIAP DAPIL

Dapil 1 (Bangkalan, Arosbaya, Socah) Dapil 2 (Geger, Klampis dan Sepuluh)
PDIP 3 kursi (34.215 suara)

Partai Gerindra 1 kursi (17.995 suara)

PKB 1 kursi (14.688 suara)

Partai Demokrat 1 kursi (12.245 suara)

Partai Hanura 1 kursi (11.927 suara)

PAN 1 kursi (7.227 suara)

PPP 1 kursi (6.491 suara)

PDIP 2 kursi (27.445 suara)

Partai Berkarya 1 kursi (20.892 suara)

Partai Gerindra 1 kursi (20.230 suara)

PAN 1 kursi (13.408 suara)

PKB 1 kursi (12.605 suara)

Partai Demokrat 1 kursi (10.404 suara)

PPP 1 kursi (8.445 suara)

   
Dapil 3 (Kecamatan Kokop, Konang dan Tanjung Bumi) Dapil 4 (Kecamatan Blega, Galis dan Modung)
Partai Gerindra 2 kursi (34.431 suara)

PDIP 1 kursi (21.018 suara)

Partai Demokrat 1 kursi (15.379 suara)

PKB 1 kursi (15.096 suara)

PKS 1 kursi (14.974 suara)

Partai Hanura 1 kursi (12.758 suara)

PPP 1 kursi (11.105 suara)

PAN 1 kursi (7.992 suara)

PPP 2 kursi (34.629 suara)

Partai Gerindra 2 kursi (27.659 suara)

PDIP 1 kursi (22.146 suara)

Partai Demokrat 1 kursi (14.537 suara)

Perindo 1 kursi (12.743 suara)

PKB 1 kursi (12.005 suara)

Partai Berkarya 1 kursi (10.194 suara)

PKS 1 kursi (7.779 suara)

   
Dapil 5 (Kecamatan Kamal, Kwanyar, Labang dan Tragah) Dapil 6 (Kecamatan Tanah Merah dan Burneh)
Partai Gerindra 2 kursi (27.571 suara)

PKB 2 kursi (21.148 suara)

PPP 1 kursi (20.920 suara)

Partai Hanura 1 kursi (14.775 suara)

Partai Demokrat 1 kursi (10.919 suara)

Partai Golkar 1 kursi (9.108 suara)

Partai Gerindra 2 kursi (31.101 suara)

PPP 1 kursi (15.401 suara)

PDIP 1 kursi (13.808 suara)

PKS 1 kursi (11.242 suara)

Partai Golkar 1 kursi (9.534 suara)

 

Komentar

News Feed