Empat Raperda Terancam Tidak Terbahas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) LAMBAN: Empat raperda terancam tidak terbahas hingga tahun 2021 berakhir karena DPRD belum membentuk pansus.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN Hingga memasuki triwulan keempat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan belum membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas rancangan peraturan daerah (raperda). Hal itu dikhawatirkan oleh Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Pamekasan Wardatus Sarifah.

Pihaknya khawatir, raperda yang telah masuk ke dalam program pembentukan peraturan daerah (propemperda) tahun 2021 tidak terbahas. Politisi Partai Nasdem itu menyebutkan, terdapat empat raperda yang terancam tidak terbahas: raperda tentang penyelenggaraan kearsipan dan raperda tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan Pamekasan 2020-2040.

Bacaan Lainnya

Dua raperda tersebut masuk pada propemperda tahun 2021 awal. Kemudian, terdapat dua raperda lagi yang masuk dalam perubahan propemperda 2021 juga terancam tidak terbahas; raperda perubahan tentang susunan organisasi tata kerja (SOTK) dan raperda perubahan tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW).

“Kalau raperda RTRW sudah ada pansusnya. Jadi ada tiga raperda yang perlu dibuatkan pansus,” ucap Wardah.

Sementara pada raperda perubahan tentang SOTK masih menunggu rekomendasi dari Biro Organisasi Provinsi Jawa Timur untuk kemudian ditetapkan sebagai propemperda tahun 2021. Sebelum semua raperda itu dibahas, DPRD diharuskan membentuk pansus melalui rapat paripurna.

“Menurut saya, jika rekomendasi dari Biro Organisasi masih lama, mending kita dahulukan yang raperda tentang RTRW,” tambah Wardah.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syaifuddin mengatakan, pihaknya akan berupaya semua propemperda tahun 2021 terbahas. Pihaknya sudah merencanakan semua agenda kedewanan, agar bisa terkejar sebelum memasuki tahun 2022. Namun menurutnya,, kesibukan DPRD saat ini bertambah dengan adanya agenda pemilihan wabup.

“Insya Allah semua itu akan selesai,” ucap Syafiuddin.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *