Empat Tahun Kepemimpinan Bupati Pamekasan, Banyak Muncul Bos Baru dari Sapu Tangan Biru


Empat Tahun Kepemimpinan Bupati Pamekasan, Banyak Muncul Bos Baru dari Sapu Tangan Biru
(KM/IST) Syafiuddin Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan

KABARMADURA.ID | Program prioritas pada bidang ekonomi dari Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakil Bupati Pamekasan RB Fattah Jasin diapresiasi dari Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Pamekasan Syafiuddin. Bagi Syafiuddin, empat tahun masa kepemimpinannya berhasil lahirkan bos-bos baru dari program Sepuluh Ribu Pengusaha Baru (Sapu Tangan Biru).

KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN

Sekretaris DPC PKB Pamekasan itu menegaskan, Sapu Tangan Biru berhasil membangun spirit generasi muda untuk merintis usaha yang dinginkan. Selain mendorong terciptanya mental menjadi bos, juga mampu membuka lapangan kerja untuk warganya.

“Program Sapu Tangan Biru sangat luar biasa, terutama bisa mendorong anak muda untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru,” tuturnya, Selasa (27/9/2022).

Pria dengan sapaan Syafi’ ini mengutarakan, program pelatihan Sapu Tangan Biru secara gratis yang digagas untuk memacu pertumbuhan ekonomi Pamekasan, tidak dibiarkan begitu saja. Setelah pelatihan, peserta didampingi untuk mengurus izin usahanya. Bagi yang membutuhkan alat, juga dibantu. Bahkan, bagi peserta pelatihan yang tidak mempunyai modal usaha, diberikan pinjaman modal tanpa bunga.

“Membangun keahlian diri itu, mereka tidak hanya dilatih untuk jadi pekerja, tetapi menjadi pengusaha, saya sangat mengapresiasi ini,” ulas Syafi’.

Syafi’ menambahkan, dari data yang didapatnya, ada 4.350 peserta pelatihan yang sudah mendapatkan fasilitasi. Menurutnya, hal itu sebagai bukti bahwa keseriusan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam sudah dirasakan banyak manfaatnya.

Bahkan, dari sisi pemasaran, Pemkab Pamekasan juga menyediakan toko khusus yang diberi mama Warung Milik Rakyat (Wamira) Mart. Peruntukan Wamira Mart sebagai tempat penjualan hasil produk usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Tentu dalam suksesi berbagai program yang sudah dicanangkan, perlu partisipasi aktif dari masyarakat. Sebab, tujuannya tidak lain mengantarkan Pamekasan menuju jargon Hebat, Rajje, Bhejre tor Parjughe,” pungkasnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif 

Redaktur: Wawan A. Husna