Empat Tahun Program PCC Akrab Bersama Masyarakat Pamekasan

Uncategorized11 Dilihat

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus mempermudah akses layanan kesehatan warganya selama tiga tahun terakhir. Salah satunya melalui program Pamekasan Call Care (PCC).

 

Di program PCC, warga yang sakit akan dijemput untuk berobat ke fasilitas kesehatan (faskes) yang dirujuk. Sedangkan bagi yang sudah sembuh, diantar kembali ke rumahnya secara gratis.

 

Menurut Kepala Dinkes (Dinkes) Pamekasan dr. Saifuddin, peningkatan akses layanan kesehatan menjadi atensi utama pada kepemmpinan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakil Bupati RB Fattah Jasin, sehingga melalui PCC masyarakat bisa mendapatkan akses yang cepat dan tepat.

 

“Jadi masyarakat bisa menelpon, kemudian dijemput, dilayani, kemudian kalau sembuh diantarkan lagi, di samping itu juga boleh konsultasi melalui nomor yang telah tersedia,” paparnya, Minggu (25/9/2022).

 

Selain kemudahan pada sistem layanan yang diberikan, Pemkab Pamekasan sudah menyiapkan armada mobil sigap atau sehat secara gratis kepada masyarakat. Tidak hanya itu, inovasi bidang layanan kesehatan terus dilakukan koordinasikan dengan berbagai pihak untuk bisa dikerjasamakan, agar bisa menekan krisis kesehatan.

Baca Juga :  Sumenep Diakui UNESCO, Usulkan Hari Keris Nusantara

 

“Banyak sekali program-program kami yang tujuannya adalah mengintervensi kasus-kasus yang menjadi permasalahan dasar di Pamekasan,” urainya.

 

Kepala Bidang Layanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Pamekasan Amir Chamdani juga memperinci jumlah layanan selama program PCC dijalankan. Layanan PCC pada penggunaan mobil sehat untuk masyarakat, pada tahun 2020 sebanyak 4.587 layanan, pada tahun 2021 ada sebanyak 5.927 layanan, dan pada tahun 2022 ada 4.260 layanan (per Agustus 2022).

 

Selain PCC, ada tambahan inovasi layanan, yakni program biakesmaskin yang baru berjalan di tahun 2022. Surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang awalnya harus diurus dengan datang langsung ke kantor Dinkes Pamekasan, saat ini cukup melalui nomor yang tertera pada PCC, akan diantarkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

“Jadi persayaratan SKTM-nya bisa dikirim melalui WhatsApp ke tim, kemudian hasilnya bisa diantarkan ke lokasi pemohon,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus KIHT, Polres Sumenep Periksa Lima Saksi

 

JUMLAH PENGGUNAAN LAYANAN PCC

 

Penggunaan Mobil Sehat

2020 = 4.587

 

2021 = 5.927

 

2022 = 4.260 (per Agustus)

 

Layanan Ambulans

2020 = 13

 

2021 = 162

 

2022 = 112 (per Agustus)

 

Layanan Konsultasi

2020 = 36

 

2021 = 61

 

2022 = 36 (per Agustus)

 

Layanan Homecare

2021 = 11

 

2022 = 1 (per Agustus)

 

Layanan jenazah dari luar negeri bekerja sama dengan BP2MI

2020 = 50 jenazah

 

2021 = 31 jenazah

 

2022 = 13 jenazah (per September)

 

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

 

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *