Empat Titik Irigasi di Sumenep Telan Anggaran Rp732 Juta

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) WAJIB TUNTAS: Kondisi pengerjaan proyek irigasi yang saat ini sedang dikerjakan di Desa Kebonagung Kecamatan Kota Sumenep.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Empat paket proyek irigasi direalisasikan secara bertahap mulai 15 November hingga 15 Desember 2021. Semuanya ditarget selesai secara bersamaan. Masing-masing anggaran setiap paket pekerjaan mencapai  Rp183 juta. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Sumenep Chainur Rasyid melalui Kepala Bidang (Kabid) Irigasi Dedi Falahuddin, Selasa (30/11/2021).

Menurutnya, total dana untuk empat paket proyek mencapai Rp732 juta. Sedangkan titik lokasinya, satu paket di Desa Paseraman Kecamatan Arjasa, Desa Angon-angon Kecamatan Arjasa, Desa Bantelan Kecamatan Batuputih dan Desa Kebonagung Kecamatan Kota. Untuk tahapan realisasinya tidak menggunakan sistem lelang, melainkan penunjukan langsung (PL). Sebab anggaran yang disediakan untuk pembangunan irigasi masih di bawah Rp200 juta.

“Jadi sudah direalisasikan pada saat paket pekerjaan disetujui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim),” ujarnya.

Pihaknya menuturkan, tahap awal yang dilakukan dalam proses manajemen proyek berupa pendefinisian. Pada tahapan tersebut, seluruh anggota di dalam tim wajib memahami tujuan yang akan dicapai dari adanya pekerjaan tersebut. Selain itu, dalam bekerja secara tim harus mampu mempertimbangkan faktor yang akan menghambat jalannya pekerjaan.

“Dengan begitu, proyek bisa diselesaikan tepat waktu dan dengan kualitas terbaik sesuai yang harapan. Kami yakin, sebanyak empat paket proyek sesuai dengan harapan dan saat ini masih belum ada kendala,” tuurnya.

Bahkan pada pelaksanaan proyek, seluruh anggota tim akan bekerja sesuai dengan job desk masing-masing. Selain itu, pelaksanaan harus berdasarkan pada perencanaan yang telah dibuat. Sehingga proyek bisa selesai tepat waktu. Untuk menghindari kesalahan atau kemungkinan adanya perbedaan antara perencanaan dan pelaksanaan, maka dibutuhkan tahap pemantauan dan pengendalian proyek.

“Di sisi lain pada tahap ini perusahaan memiliki hak untuk mengambil keputusan-keputusan tertentu. Jika selesai, nantinya akan ada serah terima proyek serta menghentikan seluruh penggunaan sumber daya selama pengerjaan proyek berlangsung,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dulsiam mewanti-wanti agar proyek irigasi yang bersumber dari dana Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) harus direalisasikan secara maksimal. Sebab proyek yang hampir mendekati akhir tahun, biasanya dikerjakan dengan tergesa-gesa. “Khawatir tidak cepat selesai, sehingga pengerjaan dipercepat. Harapan kami, kualitas pengerjaan lebih diprioritaskan,” responnya.

Anggaran dan Lokasi Empat Titik Proyek Irigasi

  • Desa Paseraman Kecamatan Arjasa
    • Rp183 juta
  • Desa Angon-angon Kecamatan Arjasa
    • Rp183 juta
  • Desa Bantelan Kecamatan Batuputih
    • Rp183 juta
  • Desa Kebonagung Kecamatan Kot
    • Rp183 juta
  • Total anggaran Rp732 juta

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *