Enam Bulan, PA Bangkalan Gelar 727 Kasus Perceraian

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MELAYANI: Kasus perceraian di Kabupaten Bangkalan selama enam bulan hampir mencapai ribuan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Kasus perceraian di Kabupaten Bangkalan cukup tinggi. Sejak Januari hingga Juni 2021, jumlah perceraian mencapai 727 kasus. Rinciannya, kasus cerai talak 278 kejadian, dan gugat cerai mencapai 449 kejadian. Mayoritas, terjadinya perceraian akibat kondisi ekonomi di dalam rumah tangga.

Apalagi, saat ini semua sektor perekonomian lumpuh akibat pandemi Covid-19.  Selain itu,  pernikahan dini juga menjadi penyebab terjadinya perceraian dalam rumah tangga. Hal ini diungkapkan Humas Pengadilan Agama (PA) Bangkalan Moh Rasyid, Rabu (21/7/2021).

Bacaan Lainnya

“Baru enam bulan berjalan, kasus perceraian mencapai 727. Jumlah ini cukup banyak, tahun lalu pertengahan tahun masih sekitar 500 an. Penyebab utamanya, faktor ekonomi. Akibatnya, memilih jalan perceraian,” ujarnya.

Bahkan, banyak pasangan yang memang belum siap secara kondisi usia. Sehingga, sering terjadi kekeliruan yang mengakibatkan terjadinya cekcok dalam rumah tangga. Bahkan, kerap kali ketidakpuasan didominasi oleh kaum perempuan. Sehingga jumlah gugat cerai lebih tinggi daripada cerai talak

“Usia pasangan yang masih muda memang rentan akan konflik. Yang lebih banyak ini memang gugat cerai, karena kembali faktor masalah ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Bangkalan Arif Rahman menyampaikan, kasus perceraian harusnya bisa ditekan. Salah satunya, dengan mematangkan usia menikah. “Kami juga sudah upayakan agar disosialisasikan melalui penyuluh,” paparnya.

Tetapi kata Arif, kondisi ekonomi juga menjadi salah satu yang cukup sulit dicarikan solusinya. Sebab, kondisi pandemi memang membuat banyak pasangan kehilangan pekerjaan dan kesulitan menata perekonomiannya. “Kalau urusan ekonomi ini memang sulit, kami pun juga sulit mencari solusinya,” tukasnya.  (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *