Enam Tahun Gelap, Listrik 24 Jam Kepulauan Kembali Dijanjikan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) MENUNTUT: Masyarakat Kepulauan Gili Raja saat berdemo di depan DPMD

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Hampir setiap tahun, rencana listrik 24 jam di Pulau Gili Raja diprogramkan bahkan dianggarkan . Namun sejak 2014, rencana kelistrikan di Kecamatan Gili Genting itu tidak kunjung terlaksana. Bahkan akan kembali dianggarkan pada tahun 2021 ini.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep menegaskan bahwa pengadaan listrik yang dijanjikan itu pernah akan diselesaikan akhir tahun 2019. Namun sampai saat ini masih tak kunjung rampung. Bahkan pernah dianggarkan sebesar Rp7,3 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Pendayagunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) DPMD Sumenep Fadholi menyampaikan, untuk pengadaan alat, sudah sampai, namun ada sebagian kecil yang masih belum tuntas.

“Proses (serah terima operasi) STO yang 105 operasi, pokoknya mencarikan pengelolanya,” katanya.

Sebagai tahapan penyempuranaan agar listrik bisa segera menyala, pihaknya kembali menganggarkan sebesar Rp300 juta. Salah satu diperuntukkan untuk menyambungkan ke rumah-rumah masyarakat di kepulauan yang terdiri dari empat desa tersebut.

Sebab menurut dia, seluruh alat sudah rampung, tinggal proses STO untuk pengelolaannya. Apalagi proses penerangan tersebut sempat mendapat kritikan keras, semisal pernah didemo oleh masyarakat Gili Raja sekitar akhir tahun 2019 kemarin.

“Jadi untuk tahun ini sambungan ke masyarakat Gili Raja, dari tiang ke rumah perorangan,” imbuhnya.

Sementara itu, walah satu warga Gili Raja, Syaiful, menyampaikan bahwa warga sekitar sudah sejak lama menunggu penerangan yang memang dijanjikan pemerintah. Hampir enam tahun rencana itu dilakukan, namun hingga kini masih belum dinikmati juga.

“Masih belum, sudah lama kalau tianganya ada. Tapi tidak kunjung nyala,” papar dia. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *