oleh

Erik Gamis Sanjaya Sukses Wujudkan Cita-Citanya Jadi Pemain Profesional

KABARMADURA.ID – Perjalanan Erik Gamis Sanjaya sebelum menjadi pemain Madura United cukup menarik untuk ditelusuri. Pria yang dilahirkan di Tlanakan Pamekasan, 27 Juni 2001 itu mengenal sepak bola sejak kelas 5 SD.  Sebelumnya, beberapa orang terdekatnya sempat mengucilkannya. Dianggapnya dia tidak akan menjadi pemain bola yang profesional.

Sebagian pernyataan orang terdekatnya yang terkesan meremehkan tersebut tidak memadahkan langkahnya dalam mewujudkan cita-citanya. Justru dia semakin optimis dan terpacu semangatnya dalam mengasah kemampuannya.

“Dari situlah kami terus berlatih dan mempunyai semangat yang tinggi, karena bagi saya  omongan orang adalah motivasi,” ungkapnya.

Alumnus SD Branta Tinggi 1 Tlanakan itu tetap gigih dengan cita-citanya menjadi pemain sepak bola yang handal.  Dia  bekerja keras dan disiplin dalam meraih impiannya tersebut. Terbukti, dia pernah  belajar dan berlatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Pesat Centre Pamekasan. Bahkan dia menata karir sepak bolanya di sana.

Selama beberapa tahun belajar di SSB Pesat Centre, ia mendapatkan banyak hal. Seperti tentang teknik dan strategi bermain sepak bola. Saat itu, dia masih duduk di bangku kelas 3 SMP.

Prestasinya mulai terlihat dengan terbukti Erik mengikuti sejumlah turnamen baik antar Kecamatan dan Kabupaten di Madura Jawa Timur. Dan 2019 dia dipanggil Madura United U 20.

Seiring berjalannya waktu, potensi dan kemampuannya mulai nampak. Berkat penampilannya yang gemilang  di akademi tersebut, pada tahun 2021 Erik dipanggil untuk bergabung bersama Madura United Senior. Dia merasa bangga karena impian yang diidam-idamkannya bisa terwujud. Dia bangga bisa menjadi bagian dari klub yang berjuluk Laskar Sape Kerrab itu.

Pemain dengan tinggi 168 cm dan berposisi sebagai wing back itu berharap Madura United menjadi klub yang berprestasi.  Oleh sebab itu, selaku putra daerah, Erik mengaku akan terus berlatih dan jika diberi kesempatan bermain oleh pelatih, dia akan bekerja keras untuk membuktikan kecintaannya kepada klub asal kota kelahirannya.

“Selaku putra daerah kami akan bekerja semaksimal mungkin,” pungkasnya. (km61/maf)

Komentar

News Feed