ESDA Sumenep Tekankan Penambang Tidak Langgar Hukum

  • Whatsapp
SUKSES: Sosialisasi pertambangan di Dusun Larangan Desa Kasengan Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Sosialiasi lanjutan Bagian Energy Sumber Daya Alam (ESDA) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Sumenep kembali dilgelar. Kali ini, sosialiasi dilaksanakan di  Dusun Larangan, Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Minggu (29/9/2019).

Kepala Bagian ESDA Setkab Sumenep Mohammad Sahlan menjelaskan, pelaksanaan sosialisasi bakal dijadwalkan di setiap tempat yang berpotensi terdapat penambangan liar atau tanpa berizin.

“Pembinaan dan pengawasan itu dilakukan di lokasi pertambangan galian C, agar tertib,” katanya, Minggu (29/9/2019).

Kegiatan pembinaan tersebut, dilakukan secara bertahap dan akan diberikan kepada seluruh penambang. Supaya penambang dapat melakukan aktivitas dengan baik.

Sebab, izin yang sebelumnya diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, jadi tidak berlaku, seiring beralihnya kewenangan perizinan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Termasuk izin tambang jenis galian C di Desa Kasengan tersebut.

Dengan demikian, Sahlan mengambil sikap agar para penambang tersebut tidak melanggar hukum, yakni memberikan sosialisasi tentang cara penambangan yang sah. Sehingga, diharapkan usaha mereka memiliki legalitas secara hukum.

“Untuk menertibkan agar usaha pertambangan tidak lagi berbenturan dengan hukum, pihak ESDA mendesak pengusaha tambang supaya secepat mungkin mengurus izin usahanya untuk penambahan PAD pada pemerintah,” ujarnya.

Diharapkan, para pemilik atau pengusaha tambang segera mengurus izin usahanya. Sebab, menurutnya, jika tidak ada izinnya, jelas melanggar hukum dan tidak akan tenang menjalani usahanya.

“Yang melanggar hukum segera ditinggalkan supaya tidak ada masalah di kemudian hari,” tukas dia

Di tempat yang sama, Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Kasengan Imam Bukhori menyampaikan terima kasih pada Bagian ESDA yang telah memberikan ilmu serta bimbingan yang sangat matang. Dengan begitu, para penambang dapat memiliki wawasan yang sangat luas.

“Kami sangat berterima kasih pada pihak ESDA, semoga apa yang diberikan bisa diterapkan di Desa Kasengan ini,” pungkasnya. (imd/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *