Evaluasi  untuk Pengembangan Portal Parkir

  • Whatsapp
Imam Mahdi KM45-PORTAL PARKIR: Saat warga memberikan karcis parkir di area RSUD pameksan.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Pengembangan Portal Parkir dimulai pada tanggal 14 Januari 2019. Sampai saat ini masih berjalan sesuai yang diinginkan pemerintah. Terbukti, kebocoran parkir sudah mulai berkurang dan penghasilan sudah meningkat. Namun demikian, evaluasi terhaadap sistem portal parkir harus tetap dilakukan.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pamekasan, Ghufron. Menurutnya, sebagus apapun program itu maka butuh yang namanya evaluasi. Semuanya memang butuh proses untuk mencapai 100 persen. Di antara kendala yang ditemukan adalah sampai sekarang area parkir mobil masih becek.

“Khusus mobil masih butuh perbaikan, yakni mau dipaving. Karena becek ketika hujan hingga saat ini,” katanya, Ahad (10/03).

Dijelaskan, sampai sekarang masih belum ada anggaran. Namun menurutnya, akan diusahakan tahun sekarang untuk dilakukan pemasangan paving. “Saya anggarkan yang sekarang untuk landasan parkir yang di RSUD itu,” paparnya.

Selanjutnya, setiap bulan sudah diadakan evaluasi. Sementara evaluasi pertama dimulai tanggal 1 Maret 2019. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penghasilan parkir meningkat dan kebocoran bisa berkurang dengan sistem portal parkir.

”Kalau sudah menerapkan sistem portal bisa dikontrol dengan CCTV. Sampai sekarang sudah mulai aman dari kebocoran,” tukasnya.

Adapun penghasilan yang diterima mencapai Rp9 juta lebih sejak dibangun sampai sekarang, karena rata-rata  penghasilan Rp2,2 juta setiap bulannya.

Sebelumnya Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Hosnan Ahmadi menyampaikan, semestinya program tersebut sudah diterapkan sejak awal 2019. Menurutnya, selain untuk meningkatkan pendapatan, sistem portal juga bermanfaat untuk penataan ruang agar terlihat lebih rapi. Untuk itu, pihaknya akan terus berupaya agar program tersebut bisa segera difungsikan.

”Untuk sistem perparkiran sesuai Perda Nomor 6 Tahun 2010, tempat parkir di rumah sakit termasuk kewenangan dishub. Dan untuk sekarang hanya RSUD yang siap untuk menerapkannya,” kata Hosnan

Jika itu berhasil, Hosnan juga mendukung dan  berjanji akan menerapkan sistem portal di tempat parkir lain. ”Jika di sini (RSUD) sukses, tempat parkir yang lain juga akan menerapkannya, di tempat-tempat yang lain agar lebih optimal,” pintanya. (km45/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *