Even Visit Sumenep Undang IPCI, Pemkab Kenalkan Karakter Madura

  • Whatsapp
SELAMAT DATANG: Wabup Sumenep Achmad Fauzi menyambut dan menyapa para anggota  Isuzu Panther Comunity Indonesia  (IPCI) yang hadir di Pantai Lombang, Minggu (22/9/2019).

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dalam rangka mempromosikan sejumlah destinasi wisata Sumenep, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengundang seluruh penggemar otomotif yang terhimpun dalam Isuzu Panther Comunity Indonesia (IPCI) untuk datang ke Pantai Lombang. Para pesertanya juga digratiskan menikmati seluruh destinasi yang ada.

Even tersebut bertema “Asapo angin abhantal omba’” dan didesain dengan pola yang berbeda. Sengaja didesain berbeda, agar tidak terkesan terlalu formal atau resmi. Selain itu, agar masyarakat juga bisa bergabung serta menikmati panorama yang ada.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, terdapat sekitar  850 anggota IPCI yang sengaja didatangkan ke kabupaten berjuluk Kota Keris ini.

“Sementara dari sejumlah yang ditargetkan hampir hadir semua, 650 yang sudah masuk dalam daftar,” katanya, Minggu (22/9).

Selain itu, acara tersebut mengundang budayawan. Sorak serta tepuk tangan yang meriah ketika nama D. Zawawi Imron yang merupakan darah asli Sumenep itu disebutkan. Kehadirannya cukup menarik perhatian para anggota IPSI yang sudah duduk santai menikmati panorama Pantai Lombang.

Sejumlah kesenian tradisional asli Madura turut meramaikan even tersebut, antara lain saronen, uldaul, dan penari remaja yang menampilkan tari perawan.

Fauzi juga menjelaskan, terma yang diangkat dalam kegiatan tersebut, merupakan peribahasa yang mempunyai makna filosofi cukup mendalam. Semangat yang tidak pernah terpental walaupun arus badai menghadang.

Sehingga jika peribahasa itu melekat ke seluruh jiwa manusia di negeri ini, artinya semangat yang tak pernah luntur. Maka negeri ini akan terus menemui kemajuan-kemajuan.

“Komunitas Panther apa hubungannya? Bah tentunya peribahasa itu mengandung makna yang universal, mereka datang ke sini butuh perjuangan dan modal yang lumayan,” imbuhnya.

Lelaki yang juga pengurus PDI Perjuangan ini mengatakan, sengaja menggratiskan seluruh anggota IPCI yang hadir, sebagai wujud penghormatan terhadap para tamu.

“Kami mempunyai banyak destinasi wisata semuanya kami gratikan untuk para tamu semua,” pungkas pria yang digadang-gadang maju sebagai calon bupati pada Pilkada Sumenep tahu 2020 mendatang itu. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *