Fachruddin Berharap Tak Lagi Terulang

  • Whatsapp

Kabarmadura.id – Kapten Madura United FC Fachruddin W Aritanto berharap kejadian yang menimpa suporer Persija Jakarta Haringga Sirila menjadi yang terakhir. Sebab, peristiwa tersebut dinilai mencoreng sepakbola Indobesia di mata dunia.

“Semoga itu yang terakhir di Indonesia. Karena, itu kurang elok kelihatannya ya. Lebih baik kita rukun dan damai, itu lebih indah,” ujar Fachruddin.

Menururnya, fanatisme terhadap klub kebanggaan diapresiasi oleh kapten Laskar Sape Kerrab itu. Namun, ia meminta agar tetap menggunakan akal sehat dalam melangkah

Pasalnya, pemilik nomer punggung 26 ini mengatakan, tindakan suporter yant kurang bagus juga akan berdampat terhadap klub kesayangannya. Ia mencontohkan pelemparan botol di stadion yang berimbas atas denda dari Komisi Disiplib PSSI.

“Nanti klub juga yang rugi. Contohnya lempar-lempar botol saat pertandingan. Kalau ketahuan akan didenda sama Komdis (Komisi Disiplin),” sambungnya.

Kendati demikian, eks Penggawa PSS Sleman tersebut juga menghimbau suporter Madura Bersatu agar tidak terjadi di Madura. Sebab, ia juga mendengarkan ucapan presiden klub tang akan membubarkan.

“Ingat kata Pak AQ (Achsanul Qosasi), kalau terjadi di Madura akan dibubarkan klub ini. Siapa yang rugi. Kita semua yang akan rugi,” ujarnya.

Hal senada diucapkan gelandang bertahan Lucky Wahyu. Ia meminta agar pendukunt klub kebanggaan warga pulau Garam bisa memberi contoh. Hal tersebut dipandang lebih baik.

“Saya akan sangat sennag jika justru suporter Madura yang memberi contoh baik. Tapi saya sakin suporter kita tidak akan berulah, Amin,” bebernya. (Idy/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *