Faktor Penghambat Pengerjaan Terkendala Cuaca

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) TERKENDALA: Proses pembangunan masih terbilang cukup lambat capaiannya karena beberapa foktor.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Realisasi pengerjaan pembangunan gedung dan renovasi sarana di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep terancam labrak deadline. Sebab, sampai saat ini masih tercatat capaian pengerjaan rata-rata 70 persen.

Pembangunan itu berupa perbaikan untuk sekolah dasar (SD) sekolah dan menengah pertama (SMP), pengadaan alat peraga edukasi (APE). Sementara anggarannya sekitar Rp20,3 miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).

Bacaan Lainnya

Plt Kepala Disdik Sumenep Moh Iksan menjelaskan, capaian pekerjaan pembangunan ada yang masih 60 persen, untuk SMP 70 persen untuk SD dan 90 persen untuk  TK. Capaian itu berdasarkan proses perencanaan yang panjang.

Sebab, proses itu dimulai dari bulan Maret untuk perencanaannya, April proses lelang sampai Juji ada 16 paket. 13 paket untuk SMP dan 3 paket untuk SD dan untuk selebihnya penunjukan langsung (PL).

“Sudah berjalan tetapi kalau monitoring dan evaluasinya paling nanti minggu pertama bulan Desember,” kata Iksan.

Iksan mengatakan, kendala pekerjaan pembangunan itu di antaranya penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pengiriman barang dari luar Sumenep menjadi terkendala.

Selain itu, lanjut Iksan, yang menjadi faktor penghambat adalah cuaca, musim hujan akan memperlambat proses pembangunan. Dan mobilisasi terutama ke kepulauan yang tak setiap hari ada layanan transportasi.

Ditegaskannya, pembangunan yang akan menyasar ke 30 lembaga SD dan 12 SMP. Untuk proses pencairannya secara bertahap, mulai dari pengerjaan 25 persen hingga selesai.

“Proses laporan juga mempengaruhi cepat proses pencairan. Apalagi di kepulauan,” paparnya.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *