Fasilitas TI Penghambat Pelayanan Adminduk di Tingkat Desa

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) BELUM TERCAPAI: Keninginan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang, untuk memberikan pelayanan optimal di tingkat desa belum terpenuhi.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Inovasi untuk meningkatkan pelayanan adminidtarsi kependudukan (Adminduk) tingkat desa di Kabupaten Sampang, belum optimal. Dari 180 desa dan enam kelurahan, hanya 10 desa/kelurahan yang mampu memberikan pelayanan. Hal tersebut diungkapkan, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang, Edi Subianto, Minggu (21/02/2021).

Menurutnya, salah satu indikasi belum optimalnya pelayanan adminduk di desa/kelurahan lantaran belum memiliki kelengkapan fasilitas. Seperti, komputer, scaner, jaringan internet, dan operator yang mumpuni dibidang teknologi informasi (TI).  Padahal, rencana untuk pengoptimalan pelayanan di tingkat desa sudah menjadi keinginan di tahun 2020 kemarin.

Bacaan Lainnya

“Masih banyak desa belum memiliki fasilitas yang lengkap. Jadi sementara tidak bisa memberikan pelayanan adminduk kepada masyarakat, selain itu, pengatahuan terkait pengelolaan pelayanan itu,” tuturnya.

Pihaknya menegaskan, sebagai upaya sudah koordinasi dengan Dinas Pemberdayaam Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk memaksimalkan kondisi internet. Sebab, hingga saat ini kondisi internet tidak maksimal. Selain itu, akan mendorong pengadaan fasilitas yang dibutuhkan untuk memberikan pelayanan.

“Kami sudah kerjasama dengan DPMD untuk bisa menerapkan palayanan adminduk di desa masing-masing. Karena, kebanyakan tidak ada fasilitas dan kondisi internet lemmot,” imbuhnya.

Kendati demikian, untuk desa-desa yang sudah menerapkan pelayanan adminduk harus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. Sebab, percuma ketika di desa sudah menerapkan pelayanan adminduk, dengam kondisi tidak diketahui oleh masyarakat. Sehingga, dalam pelayanannya nanti, tidak hanya kartu keluarga (KK), akta, dan lainnya.

Akan tetapi, pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) dan pembuatan kartu identitas anak (KIA).  Hanya saja, untul KTP membutuhkan proses yang cukup lama. Sebab, harus melalui kecamatan dan Dispendukcapil untuk melakukan percetakan.

“Desa yang sudah menerapkan itu, Desa Labuhan, Taman, Labang, Ragung, Gunung Eleh,  Jrangoan, Bencelok, Tobai Barat, dan Sogian. Untuk kelurahan hanya Dalpenang,” pungkasnya. (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *