Fauzi-Eva Langsung Tancap Gas Demi Amanah Masyarakat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/TAUFIK HIDAYAT)

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2020 tercatat sebagai kontestasi kedua bagi Achmad Fauzi. Saat ini, dia maju sebagai Calon Bupati (Cabup) Sumenep berpasangan dengan Dewi Khalifah.

Bahkan, dalam kontestasi tahun ini, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini berpeluang menang melihat rekapitulasi sementara di Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap), dan hasil hitung cepat lembaga survei.

Bacaan Lainnya

Pada kontestasi politik pertama, Fauzi sukses melenggang ke puncak kepemimpinan Kabupaten Sumenep menemani Bupati Sumenep periode 2015-2020, Abuya Busyro Karim.

Menurut Fauzi, dalam Pilkada Sumenep 2020, bisa lebih matang menatap pertarungan politik berkat bekal kontestasi politik sebelumnya. Dia pun mengaku sudah merancang segala macam kemungkinan dan mempersiapkan sejumlah rencana alternatif.

Fauzi menceritakan, sejatinya terdapat salah satu partai politik (parpol) yang ingin digaet, namun gagal. Tapi, dia tetap tenang bertarung bersama empat parpol lainnya. Sebab, dia sadar, dinamika tersebut sudah biasa tersaji dalam dunia politik.

Selain rekomendasi dari parpol untuk maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Sumenep, Fauzi membeberkan, hatinya tergugah saat mendapat dorongan dari masyarakat untuk memimpin Sumenep lima tahun ke depan.

“Berangkat dari aspirasi dan keinginan para masyarakat, baik dari kiai, tokoh masyarakat, pemuda dan yang lainnya,” ujarnya kepada Kabar Madura saat ditemui di rumah pribadinya, Selasa (15/12/2020).

Dengan modal tersebut, Cabup “Bismilah Melayani” ini terus berusaha untuk meraih kemenangan. Lalu, dia juga menempuh jalur spiritual dengan berdoa dan meminta doa restu.

Lebih lanjut, pria berusia 41 tahun itu menyampaikan, ritual dengan bersedekah dan memperhatikan kaum fakir miskin serta anak yatim juga menjadi jalan yang dilaluinya.

“Terakhir, yaitu  ikhlas. Ketika empat hal itu sudah dipersiapkan, menang atau kalah tetap bersyukur,” imbuhnya.

Saat menanti masa penetapan pemenang, Fauzi menceritakan kondisinya tidak terlalu tegang. Dia tetap menjalankan rutinitasnya sebagai Wakil Bupati Sumenep.

Menurutnya, dia tidak terlalu tegang menanti penetapan pemenang berkat pengalaman di Pilkada Sumenep 2015 lalu.

Selain itu, alumnus Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya ini menuturkan, langkah yang akan langsung dilakukan ketika terpilih ialah mempersiapkan rencana jangka pendek, jangka panjang, dan jangka menengah.

 

“Beberapa hal yang akan kami persiapkan tahun depan, harus segera diidentifikasi. Kami wajib tancap gas, karena ini bagian dari amanah. Selain itu; harus lebih cepat, profesional, dan responsif,” pungkasnya. (idy/km58)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *