Fokus WUB, 30 Ribu UMKM di Sampang Tidak Diperbaharui

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) AMBURADUL: Data pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sampang tidak terupdate dari tahun 2006-2020.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Sebanyak 30 ribu lebih pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) tidak dilakukan pendataan ulang untuk diverifikasi dan validasi (verval). Mirisnya, puluhan ribu UMKM tersebut merupakan data dari tahun 2006 hingga 2020. Kondisi itu terjadi akibat tidak adanya pembaharuan. Sebab, pendamping yang tersebar di 14 kecamatan masih fokus menyisir wirausaha baru (WUB).

“Selain karena WUB, mereka (pendamping red) juga fokus pada pengembangan pelaku usaha yang masih aktif di beberapa kecamatan. Jadi memang belum ada pendataan ulang,” ujar Kasi Pengembangan Usaha Restrukturisasi Kemitraan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) Sampang Slamet Riyanto, Minggu (23/5/2021).

Bacaan Lainnya

Pihaknya memastikan, akan melakukan pendataan ulang untuk verval terhadap puluhan ribu UMKM tersebut. Sehingga, data UMKM nantinya merupakan data valid dan benar-benar memiliki usaha. Hanya saja, saat ini dikhawatirkan terdapat pegiat usaha yang sudah pindah lokasi dan meninggal dunia. “Insyaallah akan dilakukan pendataan ulang. Cuma butuh waktu karena ada tahapannya,” janjinya.

Kendati demikian, saat ditanya terkait tugas pendamping ia menyebutkan beragam. Yakni, pendamping pengembangan bisnis, koperasi, dan pendamping industri kecil menengah (IKM) serta petugas penyuluh koperasi lapangan (PPKL) dari Kementerian. “Jadi memang belum ada pendataan, dan pendamping sekarang masih proses pendataan WUB, sudah ada 51 WUB,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang Yuliadi Setiawan menegaskan, membina dan membantu UMKM tersebut sangat berdampak positif terhadap perekonomian. Sehingga, pengelolaan dan pendampingannya harus dimaksimalkan. Terlebih di tengah adanya wabah Covid-19, yang mengakibatkan berdampak pada perekonomian masyarakat.

“Pembinaan dan membantu UMKM itu harus dilakukan. Seperti, memberi bantuan berupa alat dan kebutuhan lainnya,” responnya.  (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *