oleh

Fokuskan BTT Covid-19 Sebesar Rp137 M Pada Tiga Sektor

Kabarmadura.id/Sampang-Menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 119/2813/SJ dan Nomor : 177/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020, untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menyiapkan anggaran Rp137 miliar yang difokuskan kepada tiga sektor.

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi menerangkan, berdasarkan amanah SK bersama tersebut, pihaknya melakukan penyesuaian belanja daerah, utamanya pada belanja barang jasa dan belanja modal sekurang-kurangnya sebesar 50 persen dari pagu anggaran yang ada.

Hasil rasionalisasi dan refocusing belanja itu, untuk penanganan Covid-19 disiapkan anggaran Rp137 miliar dari pagu APBD tahun ini.

Dijabarkannya, untuk belanja daerah Sampang awalnya Rp1.954.231.679.865, kali ini tinggal Rp1.775.454.127.865, sebab belanja tidak langsung awalnya Rp1.063.344.612.162, tetapi dinaikan menjadi Rp1.187.540.125.039.

Kanaikan belanja tersebut, merupakan hasil rasionalisasi dan refocusing belanja yang dialihkan pada belanja tidak terduga (BTT) yang merupakan bagian dari belanja tidak langsung, awal hanya dianggarkan Rp2 miliar. Namun, kali ini mencapai Rp 137 miliar yang difokuskan untuk tiga sektor dalam rangka pencegahan dan penanganan wabah covid-19.

“Hasil rasionalisasi dan refocusing APBD tahun ini untuk wabah Covid-19 ini, kami menyiapkan anggaran BTT Rp137 miliar. Rinciannya, Rp87 miliar difokuskan untuk upaya penanganan jaring pengaman sosial, Rp40 miliar dikhususkan pada bidang kesehatan dan Rp10 miliar untuk penanganan dampak ekonomi,” kata H. Slamet Junaidi.

Lanjut mantan anggota DPR RI itu, untuk belanja langsung yang semula dianggarkan sebesar Rp890.887.067.702, tetapi kali ini tinggal Rp578.914.002.825. Besaran target pendapatan asli daerah awalnya ditetapkan Rp198 miliar, tetapi setelah dirasionalisasi menjadi Rp173 miliar.

Lanjut pria yang akrab disapa H. Idi itu, untuk dana perimbangan mengalami penurunan sekitar 12,84 persen atau senilai Rp163,8 miliar. Rinciannya, dana bagi hasil pajak sekitar Rp15,29 persen atau senilai Rp11,6 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) berkurang sekitar 8,98 persen atau senilai Rp78,5 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) berkurang sekitar 23,76 persen atau Rp72 miliar atau, Dana Insentif Daerah berkurang sekitar 6,87 persen atau Rp1,4 miliar serta dana desa (DD) berkurang 0,83 persen atau senilai Rp1,9 miliar.

Untuk perubahan postur APBD tahun ini,  sudah ditetapkan dalam Perbup Nomor 16 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Sampang Nomor 75 Tahun 2019 tentang Penjabaran APBD TA 2020 tanggal 23 April 2020 kemarin.

“Kami harap pengertian dan meminta maaf kepada semua masyarakat, untuk program pembangunan infrastruktur kurang maksimal,” terangnya. (sub/pin)

 

Komentar

News Feed