Forum Mahasiswa Palengaan Bersatu, Lahir sebagai Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Bangun Gerakan Sosial Demi Masyarakat Sekitar

News229 views

KABARMADURA.ID | Sesuatu yang baik perlu diapresiasi, termasuk keberadaan sebuah organisasi baik yang berbadan hukum maupun tidak. Jika keberadaan organisasi itu berdampak positif, maka maka patut diapresiasi. Sebagaimana adanya Forum Mahasiswa Palengaan Bersatu (FMPB), yang dibentuk sejumlah anak muda di Kecamatan Palengaan. FMPB ini aktif di berbagai kegiatan sosial.

SAFIRA NUR LAILY, PAMEKASAN 

FMPB lahir sebagai wadah kepedulian sekelompok mahasiswa yang tersebar di Kecamatan Palengaan terhadap masyarakat. Maka tak heran, bila program-programnya terfokus kepada masyarakat, seperti bakti sosial kepada anak yatim, duafa, dan lanjut usia (lansia), dan  periksa kesehatan gratis, hingga program kemanusiaan lainnya. 

Program-program tersebut sebagai salah satu bentuk implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Sebab menurut mereka, sebagai mahasiswa harus bisa membawa perubahan baik kepada lingkungan sekitar. 

Baca Juga:  Paripurnakan Raperda Pelaksanaan APBD, DPRD Pamekasan Ingin Pemkab Kreatif Cari Sumber Anggaran

“Ini wadah kami untuk menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi selaku mahasiswa,  utamanya di pengabdian masyarakatnya itu. Kalau di bidang pendidikan biasanya kita ngadain seminar tentang kepemudaan, pelatihan, dan goes to school serta lain hal, ” kata ketua FMPB Hidayatullah. 

Dayat menuturkan, komunitasnya berdiri sejak Desember 2019. Membawa visi misi menciptakan regenerasi mahasiswa di Palengaan yang bisa memberdayakan masyarakat lokal. Menurutnya, cikal bakal berdirinya FMPB tidak lepas dari motivasi untuk menciptakan pemuda yang berkualitas dan bermanfaat di lingkungan sekitar. 

Baginya, bukan perkara sulit untuk menjalankan visi misi tersebut. Apalagi program yang terfokus dalam gerakan sosial. Sebab, kata dia, orang-orang di FMPB memiliki latar belakang, jurusan pendidikan yang berbeda. Namun memiliki kesamaan tujuan yang sama. 

Baca Juga:  Akibat Alat Tangkap Tidak Ramah Lingkungan, Capaian Ikan Tangkap di Pamekasan Menurun

Dia mencontohkan, misalnya FMPB hendak melakukan kegiatan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Maka, rekan-rekannya yang di bidang kesehatan akan menjadi garda terdepan untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Selain itu, organisasinya juga tidak menutup diri untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah guna merealisasikan program-programnya.

“Untuk program-programnya, kami bekerja sama dengan beberapa dinas, seperti dinas kesehatan, pertanian dan lainnya,” terangnya.

Redaktur: Moh. Hasanuddin 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *