oleh

Fraksi PKB Pamekasan Tolak Keras Rencana Impor Beras

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan menolak keras rencana impor beras yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Sebab, pada akhir Maret para petani sudah waktunya memanen hasil pertanian gabah mereka, sehingga langkah pemerintah pusat dalam rangka memenuhi kebutuhan beras nasional sangat tidak tepat sekali.

Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan Khairul Umam, sikap penolakan terhadap rencana impor beras yang dilakukan sebagai bentuk pembelaan nyata kepada masyarakat, untuk bisa menuai hasil yang banyak dari hasil pertanian padi.  Setelah adanya rencana dari pemerintah pusat sudah sangat tampak sekali efeknya, yakni merosotnya harga gabah di pasaran. Padahal, belum terjadi keputusan impor berasnya.

“Kami atas nama Fraksi PKB DPRD Pamekasan menilai rencana impor beras kurang tepat, mengingat mulai bulan Maret sampai Mei sudah memasuki masa panen padi di setiap mereka. Oleh karena itu, dampak dari rencana impor pasti akan membuat harga beras produk lokal akan turun,” paparnya, Selasa (23/3/2021).

Pria yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Proppo Palengaan itu, rencana impor beras menandakan kurang pekanya pemerintah dalam menghadapi musim panen pada tahun 2021, sebab akan sangat merugikan para petani local, jika impor beras terus dilaksanakan.

“Kami menginginkan kepekaan pemerintah untuk memperhatikan pasar beras lokal, mengingat saat ini masa Covid-19, seharusnya pemerintah harus menghidupkan pasar ekonomi lokal, malah ini sangat kontra dengan keinginan pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan,”urainya.

Dijelaskannya, jika mau berterus terang dilihat dari persediaan beras nasional, saat ini masih masuk kategori aman, apalagi persediaan di setiap daerah, karena ia khawatir bahwa rencana impor beras hanya menguntungkan para spekulan dagang, karenanya impor beras sangat tidak tepat, sehingga perlu digagalkan untuk semakin sejahteranya para petani padi di setiap penjuru di Indonesia.

“Kami di PKB sudah satu kata bahwa dari tingkat daerah sampai pusat menolak rencana impor beras, apalagi di Pamekasan yang notabene stok gabah di petani sangat aman,” pungkasnya. (rul/nam)

Komentar

News Feed