Fraksi PPP Pamekasan Tuding Wamira Mart Tidak Efektif

Uncategorized130 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Ketersediaan program Warung Milik Rakyat (Wamira Mart) tidak efektif. Faktanya, hingga saat ini warung tersebut tidak begitu berdampak signifikan dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Hal tersebut diungkapkan anggota Fraksi Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) Pamekasan Abd. Rasid Fansori, Senin (12/6/2023).

Menurutnya, program itu tidak layak dikembangkan untuk tahun ini. Sebab sudah jelas ketersediaannya kurang efektif yakni tidak ada dampak positif terhadap pembangunan ekonomi berbasis masyarakat. Kondisi itu diketahui dari hasil pengawasan di lapangan. Apalagi, anggaran yang direalisasikan cukup besar.

“Program yang direalisasikan tidak sesuai dengan petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang dibuat oleh pemerintah daerah,” ujarnya kepada Kabar Madura ketika menyampaikan pandangan umum (PU) Fraksi PPP di Ruang Sidang DPRD Pamekasan.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Diapresiasi BKKBN dalam Penanganan Stunting

Pihaknya menuturkan, program Wamira Mart  dalam pembahasan eksekutif dan legislatif disepakati untuk dihapus pada saat pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023. Kenyataannya tetap diprogramkan. Sehingga eksekutif terkesan tidak konsisten.

“Kami meminta eksekutif untuk konsisten,” tuturnya ketika menyampaikan berbagai rekomendasi laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2022.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan RB Fattah Jasin mamaparkan, program Wamira Mart bagian dari cara pemkab untuk memberikan fasilitas pemasaran kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Hal itu selaras dengan program prioritas di bidang perekonomian.

Baca Juga:  Janji Kelola Wamira Mart, PT AUMM Lakukan Kajian Kelayakan Investasi dan Rencana Bisnis

Bahkan pada tahun 2022 lalu pemkab melakukan seleksi terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk bisa mengelola secara penuh Wamira Mart yang sudah ada. Tetapi hasilnya hanya bisa menyeleksi jajaran komisaris. Sedangkan untuk jajaran direksinya tidak satupun peserta yang memenuhi syarat.

“Akibatnya tahun ini direncanakan untuk dilakukan seleksi kembali, agar bisa secara penuh mengelola Wamira Mart. Jadi pak bupati punya tujuan mulia sebenarnya, konsepnya dari masyarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat. Sehingga Wamira Mart akan difasilitasi oleh BUMD, tetapi dalam rekrutmen direksi tidak ada kualifikasi direktur yang memenuhi syarat,” responnya.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *