Fullback Andik Rendika Rama Giat Latihan Sepulang Dari Pemusatan Latihan Timnas Indonesia U-23

  • Whatsapp
(FOTO: Rendika Rama For KM) KEMBALI LAGI: Fullback Andik Rendika Rama lebih giat latihan sepulang dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23.

KABARMADURA.ID –  Fullback asal Gresik, Andik Rendika Rama mendapatkan kado indah setelah dikaruniai anak kedua dari istrinya Afifah Elsa Nada. Pasalnya, dia dipanggil untuk ikut pemusatan latihan Tim Nasional (Timnas) U-23 yang tengah menatap Sea Games 2021.

Sepulang dari pemusatan latihan itu, jurnalis Kabar Madura Syahid Mujtahidy mewawancarai secara eksklusif Rendik Rama terkait kembalinya ke Tim Garuda.

Bacaan Lainnya

Diketahui, di tahun 2016 lalu, fullback yang mengenakan nomor punggung 6 di Madura United itu sempat seleksi Timnas Indonesia. Namun, dia gagal menembus skuad Tim Garuda itu.

Bagaimana latihan dalam arahan Shin Tae-Yong di Timnas Indonesia?

Latihan kemarin di Timnas Indonesia itu tidak terlalu diporsir sama Coach Shin Tae-Yong untuk fisiknya kuat. Mereka paham kami, kami lama di klub tidak latihan. Mungkin hanya latihan mandiri, tapi tidak seinten latihan di klub. Hanya dikadik penguatan, pengembalian kondisi sedikit-sedikit. Tapi, 10 hari itu ada peningkatan.

Apa tidak bisa mengimbangi latihan di Timnas?

Nggak berat, soalnya Rama inten latihan mandiri di rumah. Rama sebagai pemain sepak bola tetap profesional walaupun kondisi seperti ini.

Bagaimana kesan dilatih Shin Tae-Yong?

Pertama Rama bersyukur banget ya, sudah dipanggil seleksi di Timnas lagi. Apalagi sekarang dengan kapasitas pelatih yang berprestasi. Rama banyak belajar dari mereka. Insya Allah, Rama bisa terapkan di rumah yang didapatkan di sana.

Selama empat tahun baru dipanggil lagi, apa yang ada dibenaknya saat pertama kali pakai jersey latihan TImnas?

Pakai jersey latihan Timnas lagi, sangat terharu Rama. Merasa yang beda, ini (Tim) Garuda, ini (demi) negara. Pokoknya, bagaimana Rama bisa latihan maksimal dan memberikan yang terbaik. Apalagi Rama di situ paling tua sendiri, 27 tahun. Yang lainnya Garuda sudah melebar, yang Rama masih kecil.

Ini masih seleksi dan dulu sempat gagal, harapannya seperti apa?

Semua pemain pasti ingin membela Timnas, tidak yang tidak ingin. Pertama ingin memperkuat Timnad sejauh mana sih Rama ini bermain bola selain di liga, Rama juga ingin nerasakan di Internasional.

Dipanggil Timnas setelah anak kedua lahir, apakah ini kado bagi keluarga?

Iya, ini jadi motivasi Rama untuk lebih giat lagi berlatih mandiri meskioun kondisi sepak bola sedang seperti ini di Indonesia. Rama harus tetap bersyukur. Intinya, Rama akan lebih giat kagi sebagai ayah yang sudah punya dua anak untuk mencari nafkah dan berkarir. (ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *