oleh

Gaji Dinaikkan, Pemkab Sumenep Wajibkan Aparat Desa Ngantor Setiap Hari

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep mewajibkan seluruh aparatur desa agar aktif masuk ke kantor atau balai desa. Alasannya, gaji mereka sudah dinaikkan, sehingga kualitas kerja harus ditingkatkan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Desa (Pemdes) DPMD Sumenep Supardi, Rabu (1/7/2020). Adanya kebijakan kenaikan gaji itu, pihaknya merekomendasikan para camat agar menyampaikan secara lisan ke setiap desa.

Sebelumnya, mereka hanya digaji Rp750 ribu per bulan, kini gaji pokoknya sudah dinaikkan menjadi Rp2 juta per bulan.

“Kami berdasarkan petunjuk teknis dari pemerintah pusat itu mewajibkan seluruh aparat desa agar masuk kantor setiap hari, dan kepala desa mempunyai tekanan untuk memecat jika bermalas-malasan, gaji besar harus ada target yang harus dicapai mestinya,” katanya, Rabu (1/7/2020).

Kewajiban itu juga berlaku kepada seluruh kepala dusun atau ketua RW. Ke depan, desa juga diharapkan sudah mempunyai absen online.

Pardi menambahkan, meskipun tidak ada sanksi terhadap kemalasan aparatur desa, namun pihaknya mengukur capaian kerja atau pembangunan untuk dikategorikan desa tersebut sudah bisa menjalankan tugasnya masing-masing.

“Di sebagian desa sudah ada kok yang menggunakan check lock (absensi online). Meskipun tidak ada reward dan sanksi, tapi tujuan dinaikkan gajinya itu biar kerjanya fokus tidak macem-macem kalau tidak siap mending diganti saja,” ungkap Pardi. (ara/waw)

Komentar

News Feed