Gaji GTT Capai Rp15,2 Miliar

  • Whatsapp

KOTA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menganggarkan dana Rp 15,2 Miliar untuk gaji Guru Tidak Tetap (GTT). Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan Ismail menyampaikan, dengan adanya dana tersebut GTT diharapkan mampu memaksimalkan kinerja secara profesional.

“Semua GTT harus mampu menunjukkan profesionalismenya,” katanya, Selasa (13/08).

Ismail menyampaikan, rinciannya masih belum bisa dipastikan. Semua GTT mendapatkan uang sebesar 15,2 Miliar. Namun, dirinya meyakini semua GTT bakal mendapatkan uang tersebut. Dana tersebut nantinya akan diperinci entah tiap bulan atau tiap tahun pencairannya.,” ujarnya.

Kepala Bidang Data, Pengadaan, dan Pembinaan Aparatur Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Suharto menyampaikan, tercatat sebanyak 208.90 GTT yang lolos seleksi. Mengenai anggaran yang digelontorkan, Suharto belum bisa memastikan.

“Kami ikut mendukung dalam kesejahteraan GTT,” paparnya.

Ditambahkan, menurutnya, saat ini pemerintah tidak diperbolehkan lagi merekrut tenaga honorer. Larangan tersebut berjalan sejak diberlakukan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kami hanya bisa menjalankan sesuai prosedur dan aturan yang ada,” tukasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi IV DPRD kabuapten Pamekasan Mohammad Sahur menyampaikan, semua GTT diharapkan dapat melakukan perbaikan perbaikan pekerjaan mislanya mendidik anak didik secara telatin dan dapat mencerdaskan para siswa.

“Gaji GTT duharapkan tidak sia-sia,” pungkasnya.

Ke depan harus bisa melakukan perubahan-perubahan pada semua aspek pendidikan yang ada. Misalnya guru olahraga maka harus bisa melakukan perubahan di bidangnya, demikian pun tenaga guru lainnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *