oleh

Gali Potensi Agrowisata Baru dari Bicorong

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Para kru Kabar Madura (KM) melakukan petik rambutan bersama dalam rangka meningkatkan hubungan emosional dan solidaritas para krunya pada hari Jumat (29/3) di Desa Bicorong, Kecamatan Pakong, Pamekasan.

Kordinator Liputan Koran Harian Kabar Madura Ahmad Ainol Horri memiliki kesan yang baik tentang petik rambutan tersebut. Menurutnya, selain memang untuk merekatkan hubungan antarkru KM, ada hal lain yang perlu dilihat dari kegiatan itu. Dia mempunyai gagasan yang bernilai ekonomis, yaitu dijadikan sektor ekowisata.

“Rambutan di Desa Bicorong itu rasanya manis. Yang lebih berkesan, bisa petik buah di kebun, tempatnya tidak jauh dari jalan raya sehingga tidak repot untuk masuk ke kebun. Lokasi tersebut sangat berpotensi untuk dikembangkan seperti agrowisata apel di Batu,” ungkapnya, Minggu (31/3).

Horri menambahkan, selain bisa dijadikan agrowisata, potensi lain yang bisa dikembangkan adalah memproduksi makanan olahan berbahan dasar rambutan. Seperti di Kabupaten Sumenep saat festival buah srikaya, banyak muncul makanan olahan berbahan dasar srikaya.

Namun, hal itu tidak bisa tercapai jika hanya diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat setempat, perlu ada campur tangan pemerintah. Pemerintah setempat harus turun tangan untuk mengembangkan potensi itu, baik dari segi wisata maupun kuliner.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Biro Sumenep Farhor Rahman, banyaknya pohon rambutan di Desa Bicorong sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi sektor wisata untuk semakin mengangkat perekonomian masyarakat sekitar, juga untuk semakin mengangkat nama Madura, khususnya Kabupaten Pamekasan dalam sektor pariwisata.

“Kalau masalah kualitas buah, tidak kalah saing dengan buah rambutan di daerah lain. Selain itu, tempatnya juga strategis. Ini hanya membutuhkan sedikit sentuhan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” jelas kru KM asal Pamekasan yang akrab dipanggl Oong itu, Minggu (31/3). (mad/waw)

Komentar

News Feed