Gelar Paripurna, DPRD Pamekasan Segera Legalkan Fattah Jasin

Legalkan Fattah Jasin
(KM/ALI WAFA) UMUMKAN: Pimpinan DPRD Pamekasan saat memimpin rapat paripurna pengumuman penetapan cawabup terpilih di ruang sidang DPRD Pamekasan, Selasa (29/3/2022).

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan menggelar rapat paripurna dalam rangka pengumuman calon wakil bupati (cawabup) terpilih, Selasa (29/3/2022). Rapat itu merupakan bagian dari rangkaian agenda pemilihan wakil bupati (pilwabup).

Pengumuman Fattah Jasin sebagai cawabup terpilih dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syafiuddin. Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengumumkan berdasarkan berita acara pemilihan yang digelar sehari sebelumnya.

Penetapan itu dalam rangka memberikan legalitas terhadap Fattah Jasin sebagai cawabup terpilih. Setelah itu, DPRD akan mengirim surat usulan pengesahan pengangkatan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI) melalui Gubernur Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Surat usulan akan disampaikan selambat-lambatnya tiga hari setelah terbitnya keputusan DPRD Pamekasan tentang penetapan cawabup terpilih. Dengan begitu, DPRD bisa membubarkan panitia pemilihan (panlih) setelah pelantikan selesai.

Ketua DPRD Pamekasan Fathor Rohman mengatakan, panlih akan segera berkunjung ke Kemendagri untuk meminta percepatan penerbitan surat keputusan (SK). Tujuannya, agar Gubernur Jawa Timur bisa segera melantik Fattah Jasin.

“Ini hanya semata-mata untuk perbaikan Pamekasan ke depan dan untuk mengurangi kerja bupati,” ucap politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, Selasa (29/3/2022).

Sementara mengenai lokasi pelantikan Fattah Jasin, pihaknya mengaku pasrah terhadap keputusan Gubernur Jawa Timur. Namun menurutnya, akan lebih bangga jika pelantikan dilaksanakan di Pamekasan. Agar masyarakat bisa menyaksikan proses pelantikan wakil bupati yang lama kosong.

Mantan Kepala Desa Poto’an Daya itu menambahkan, dengan terbitnya SK Kemendagri, maka pekerjaan panlih dianggap telah selesai. Selama melaksanakan seluruh rangkaian pilwabup, dia mengaku sangat berhati-hati dan berusaha agar segala sesuatunya sesuai dengan tata tertib (tatib) DPRD Pamekasan.

Selanjutnya, DPRD Pamekasan bisa konsentrasi terhadap tugas-tugas kedewanan lainnya. Seperti penganggaran, pengawasan dan legislasi. Sebab, dengan adanya pilwabup, ada beberapa tugas legislasi yang belum diselesaikan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya pemilihan dari awal hingga akhir,” pungkasnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Sule Sulaiman

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.