Gelar Raker 1, BWI Pamekasan Targetkan 50 Tanah Wakaf Bersertifikat

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN – Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Pamekasan menargetkan 30 sampai 50 tanah wakaf bersertifikat pada tahun 2021. Itu guna mendorong legalnya suatu aset yang telah diserahkan kepada suatu yayasan, lembaga, pesantren, dan masjid. Sehingga, apabila di kemudian hari ditemukan problem, bisa mempunyai kekuatan hukum aset yang telah diwakafkan.

Menurut Ketua BWI Pamekasan Ismail, pada tahun 2020 lalu, sudah terealisasi sertifikasi 34 tanah wakaf berkat kerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pamekasan, sehingga untuk tahun 2021 ditargetkan 30 sampai 50 sertifikat tanah wakaf.

Bacaan Lainnya

“Kami melihat sertifikat wakaf itu sangat penting sekali untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan ke depan,” paparnya, Jumat (17/9/2021) usai melaksanakan Rapat Kerja 1 di Kantor Kemenag Pamekasan.

Pria yang juga sebagai Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan itu menegaskan berbagai agendanya bertujuan untuk kepentingan umat.

Oleh karena itu, pihaknya sudah tanda tangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan BPN, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan.

“Program tersebut kami canangkan sebagai perlindungan terhadap berbagi aset yang telah diwakafkan,” ulasnya.

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu, berharap seluruh tanah masyarakat yang telah diwakafkan bisa segera diurus sertifikatnya.

“Kami sudah teken MoU untuk percepatan dengan BPN,” tukasnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Hairul Anam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *