oleh

Gempa di Laut Jawa, Minta Masyarakat Tetap Tenang

Kabarmadura.id/Bangkalan-Masyarakat Madura dihebohkan oleh gempa berkekuatan 6,3 SR di Laut Jawa dekat Pulau Madura pada Kamis 6 Februari 2020. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sumber gempa itu sedalam 641 kilometer atau sejarak  Madura -Cilacap

Informasi yang telah dirilis oleh BMKG, gempa  tersebut tidak dirasakan langsung oleh masyarakat Madura. Sebagian masyarakat Madura tidak merasakan adanya getaran akibat gempa.

Salah satu pemuda asal Desa Sepuluh Kecamatan Sepuluh kabupaten Bangkalan Sujek Alfaris mengaku dirinya tidak merasakan getaran apapun yang telah diakibatkan gempa tersebut. Ia mengaku saat gempa berlangsung masih meronda jaga malam sedangkan kampung halamannya sangat dekat dengan laut.

“Tadi malam tidak ada getaran sama sekali,” ungkap pemuda tersebut.

Sujek kembali menjelaskan, saat itu dirinya sedang ronda malam dan tidak tahu bahwa ada gempa. Namun ketika pagi hari saudaranya yang sedang merantau ke luar Madura tiba-tiba telepon dengan cemas akibat berita gempa yang telah dirilis oleh BMKG sehingga banyak masyarakat sekitar Sepuluh dihebohkan oleh informasi tersebut.

“Yang heboh akan gempa tersebut para saudara yang sedang merantau di luar Madura yang menghawatirkan kerabatnya di Madura,” terangnya .

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan Rizal menjelaskan, adanya gempa dengan sekala 6,3 SR tersebut memang benar-benar ada dan terjadi di laut Jawa yang dekat pulau Madura.  Namun masyarakat Madura khususnya Bangkalan dipastikan aman dan tidak ada getaran yang mengagetkan masyarakat Bangkalan.

“Waktu itu kebetulan saya memang belum tidur tiba tiba saya diberikan informasi dari BMKG dengan informasi tersebut serentak saya langsung menghubungi setiap kecamatan serta meminta Dandim dan Kapolres untuk waspada. Namun informasinya tidak ada dampak apapun,” ujarnya.

Rizal menambahkan, gempa tersebut memang tidak menimbulkan getaran yang sangat tinggi karena kedalaman lokasi gempa tersebut mencapai 838 kilometer. Sehingga kejadian gempa tersebut tidak berdampak besar.

“Andaikan kedalaman gempa tersebut di bawah 500, khwatir akan terjadi tsunami karena kejadian gempa tersebut di tengah laut,” terangnya

Ia menghimbau agar masyarakat Bangkalan tetap tenang dan tidak berpikir akan ada tsunami karena kedalaman gempa tersebut mencapai 838 kilometer. Sehingga Madura akan aman dari gempa yang melahirkan tsunami.

“Saya harap masyarakat Bangkalan akan tenang dengan kabar gempa yang telah dirilis oleh BMKG,” tutupnya. (km50/pai)

Komentar

News Feed