GP Ansor Pamekasan Ajak Warga Nahdliyin Rayakan Idul Adha di Rumah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) PATUHI PROTKES: Pimpinan Cabang GP Ansor Pamekasan mengajak warga Nahdliyin merayakan Idul Adha di rumah saja.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Memasuki bulan Dzulhijjah saat wabah Covid-19, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pamekasan mengajak seluruh warga Nahdliyin merayakan hari raya Idul Adha tahun ini dengan penuh kesabaran, dan menahan diri untuk tidak mengadakan pertemuan yang menimbulkan kerumunan.

Ketua Umum GP Ansor Cabang Pamekasan Syafiuddin menegaskan, saat wabah Covid-19, ada hal yang harus lebih dijaga yaitu kesehatan diri sendiri dan kesehatan orang lain. Pria yang karib dipanggil Kak Syafi’ itu juga menambahkan bahwa pelaksanaan salat Idul Adha hanya kegiatan ibadah sunnah. Sehingga menurutnya tidak perlu memaksakan diri untuk menggelar Salat Idul Adha secara berjamaah di saat wabah seperti sekarang.

Bacaan Lainnya

“Kita cukup rayakan Idul Adha di rumah bersama keluarga saja. Salat Idul Adha hanya sunnah, kita wajib menghindar dari mudharat wabah ini,” tegasnya.

Bahkan menurutnya, Salat Jumat yang sifatnya wajib masih diperbolehkan untuk diganti dengan salat Zuhur saat wabah. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan itu meminta agar seluruh masyarakat dapat bekerja sama dalam mewujudkan tujuan dari ikhtiar pemerintah menekan angka kasus Covid-19 dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Syafi’ menjelaskan, dalam melaksanakan PPKM Darurat, pemerintah telah menghadirkan solusi yang tidak memberatkan masyarakat. Salah satunya pemberian bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak Covid-19. Bahkan, baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan telah menyiapkan bansos bagi warga terinfeksi Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Alumnus Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan itu mengajak seluruh warga Pamekasan untuk bersama-sama bermunajat kepada Allah Swt agar wabah Covid-19 segera berakhir. Ia juga mewakili seluruh kader Ansor dan Banser di Pamekasan meminta warga untuk saling memaafkan dan membuka pikiran terkait pentingnya mematuhi protkes saat pandemi.

“Ini demi kebaikan kita bersama. Mudah-mudahan ikhtiar ini membuahkan hasil dan pandemi segera berakhir,” tegas mantan Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu. (ali/maf/*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *