Guru Honorer di Bangkalan Tuntut Kesejahteraannya Diperhatikan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA)) SERAP ASPIRASI: Komisi D DPRD Bangkalan mendengarkan keluh kesah guru honorer di Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN- Kesejahteraan guru honorer di Kabupaten Bangkalan masih menjadi persoalan. Pada hari Selasa (16/2/2021), banyak guru honorer di Bangkalan yang meminta agar kesejahteraannya diperhatikan. Terutama terkait permasalahan gaji yang masih belum memenuhi standar.

Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Nur Hasan menanggapinya dengan  meminta kepada semua sekolah di Bangkalan untuk memperluas penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar 50 persen untuk belanja pegawai. “Terutama guru non pegawai negeri sipil (PNS),” ujarnya, Selasa (16/2/2021).

Politisi PPP ini mengimbau agar sekolah bisa  memberikan tren kenaikan gaji, meski tidak dipatok kenaikan hingga Rp200 ribu per guru. Tetapi, dia menekan, sekolah wajib menaikkan tren kenaikan gaji. Nur Hasan juga menerangkan, sekolah di Bangkalan telah menyetujui itu.

“Pada triwulan pertama masih ditemukan gaji guru honorer yang tidak naik. Kami akan lakukan sosialisasi secara khusus kepada sekolah yang tidak mau menaikkan gaji guru honorer dengan memanggil kepala sekolahnya,” tegasnya.

Dia ingin memperhatikan kesejahteraan guru honorer yang selama ini sering  diabaikan. Ada sekitar 18   koordinator wilayah (korwil) pendidikan di Bangkalan. 7 korwil di antaranya sudah menyetujui kenaikan itu.

“Tidak dipatok kenaikannya harus berapa, tergantung sekolahnya. Tapi sekolah wajib menaikkan hingga 50 persen dari dana BOS,” tuturnya.

Koordinator Wilayah (Korwil) Bangkalan Moh. Jatim mengatakan, adanya tren kenaikan gaji guru honorer di Bangkalan belum bisa dipastikan berapa. Sebab, kemampuan masing-masing sekolah j tidak sama. Artinya, tergantung jumlah siswa yang ada di sekolah. “Ada yang siswanya banyak juga ada yang tidak,” paparnya.

Dia menambahkan, akan melakukan koordinasi lebih lanjut kepada sekolah di Bangkalan, yang  mana kenaikan diserahkan ke masing-masing sekolah. Dengan adanya tren kenaikan ini, dia berharap, Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan juga mampu membantu meningkatkan kesejahteraan guru honorer.

“Saya tidak bisa prediksi nanti kenaikannya berapa. Tapi sekolah siap memberikan kenaikan gaji guru honorer,” tandasnya. (ina/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *