oleh

Guru Idaman di Era Milenial

Oleh Slamet Makhsun*

Sekarang, dunia telah masuk era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu cepat. Media-media digital khususnya, telah memiliki beragam bentuk yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bahkan, jika ada orang  yang kolot dengan teknologi mutakhir ini, sulit baginya untuk hidup dengan mudah di era yang serba digital.

Dunia pendidikan sebagai pencetak sumber daya manusia, juga ikut terpengaruh dari hasil kemajuan teknologi tersebut. Dari metode pembelajaran yang serba manual, beralih ke metode yang serba instan seperti menggunakan internet, laptop, atau smart phone. Bahkan sistem manajemen lembaga pendidikan pun sudah meggunakan dunia digital, seperti sistem pendataan, adminitrasi, hingga proses pembelajaran dan penilaian.

Lembaga-lembaga pendidikan saat ini, sangat tergantung pada guru dalam upaya merespon perkembangan teknologi. Jika gurunya kolot dengan teknologi, bisa dipastikan murid-murid yang diajar akan merasa bosan. Bagi murid zaman milenial ini, lebih asyik belajar lewat media digital dari pada lewat buku atau papan tulis. Dengan beragam materi yang telah tersedia secara digital, maka guru bisa mengarahkan dan membimbing murid untuk belajar dengan tepat dan mudah.

Akrabnya peserta didik dengan internet, laptop, komputer, atau smart phone harus dipandang sebagai sesuatu hal yang positif. Hal tersebut bisa menjadi modal besar bagi terciptanya proses pembelajaran yang lebih variatif, kreatif, serta menggugah peserta didik untuk lebih aktif. Dalam rangka hal itu, tentunya guru juga harus lebih kompeten dalam menguasai media-media digital.

Dampak negatif dari media digital seperti smart phone dan internet, bisa dihindari dengan memberi teladan yang baik pada murid, mengajak murid untuk taat dan patuh pada aturan agama, mengajak murid untuk mengikuti kegiatan-kegiatan positif pengembangan diri, dan bersikap tegas terhadap murid yang melakukan kesalahan.

Guru juga bisa membuat materi pelajaran lewat media digital seperti e-book, diktat, atau modul yang kesemuanya bisa dibagi gratis lewat internet, tanpa harus lewat buku yang menghabiskan uang lebih banyak. Begitu pula dengan murid, bisa mengerjakan tugas dari guru dan dikirim lewat internet, hal itu lebih mudah dan efisien.

Memanglah guru sebagai tenaga pendidik dituntut mengikuti arus perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, agar mampu berinovasi dalam menjawab tantangan zaman di dunia pendidikan. Menjadi guru yang ideal di era digital ini, memanglah tidak mudah. Tapi banyak cara yang bisa dilakukan menuju guru ideal tersebut, salah satunya dengan membaca buku ini.

Buku ini membahas tentang perkembangan dunia pendidikan, mulai dari segi manajemen pendataan guru; tenaga pendidik, kependidikan, serta sekolah; pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang baik; hingga cara mengembangkan profesi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Semua dibahas dengan bahasa yang lugas, jelas, dan mudah dipahami. Juga ditambah ilutrasi gambar yang jelas sehingga semakin mudah dalam mempelajari.

*)Mahasiswa Fakultas Ushuludin UIN Sunan Kalijaga

Judul Buku      : Guru Ideal di Era Digital

Penulis             : Erwin Widiasworo

Penerbit           : Noktah

Cetakan           : Pertama, 2019

Tebal Buku      : 200 Halaman

 

Komentar

News Feed