Gus Darris Pimpin Baznas Pamekasan

News622 views

“Pimpinan tidak hanya duduk di kursi. Tapi, mesti blusukan ke bawah. Kasihan masyarakat yang tidak punya, justru tidak menerima haknya…”

KABARMADURA.ID | Pamekasan – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pamekasan kini dipimpin Kiai Mudarris Abdul Wahab ini. Penceramah enerjik yang akrab disapa Gus Darris ini menggantikan Kiai Fadli Ghazali.

Terpilihnya Gus Darris tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dirinya mesti melewati proses seleksi ketat.Uji seleksi berlangsung di Kabupaten Pamekasan. Pengujinya dari kabupaten, provinsi, hingga pusat. Baik itu wawancara maupun uji tulis.

“Saya menjalani seleksi secara profesional,” terang Gus Darris kepada Kabar Madura, Senin (26/6/2023).

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah Batumarmar Pamekasan ini berjanji akan menjadikan jabatannya sebagai alat pengabdian. Jabatan bukanlah tujuan. Tujuannya adalah bermanfaat untuk sesama manusia.

Baca Juga:  Gudang Penyangga Pupuk di Pamekasan Akan Tutup, Pekerja Terancam Tanpa Pesangon

Khoirunnas, anfa’uhum lin-nas. Itulah spiritnya,” terang mantan Anggota DPRD Pamekasan itu.

Atas hal itu, pihaknya saat ini langsung berkonsentrasi pada perampungan kepengurusan, termasuk pembentukan kepengurusan Baznas Pamekasan di 13 kecamatan. Di samping itu, juga masih mencari kantor besar untuk dijadikan sekretariat Baznas Pamekasan.

Pihaknya mengaku semangat memimpin Baznas Pamekasan, supaya setiap lapisan masyarakat di bawah betul-betul tersentuh haknya. Apa pun caranya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat yang selayaknya dapat bantuan.

“Pimpinan tidak hanya duduk di kursi. Tapi, mesti blusukan ke bawah. Kasihan masyarakat yang tidak punya, justru tidak menerima haknya,” terang Gus Darris.

Yang tidak punya rumah atau rumahnya tidak layak, tambahnya, wajib tersentuh kebijakan. Wajib dapat santunan. Masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan, diakuinya masih banyak di Pamekasan.

Baca Juga:  Menginspirasi UMKM, Apical Gelar Kreasi Rasa Bersama

Atas hal itu, Gus Darris butuh dukungan dari berbagai pihak. Komitmen pemberdayaan masyarakat tiada lain untuk pengabdian kepada Allah.

“Ketika ruh berpisah dengan badan, kita hanya meninggalkan cerita baik dan buruk terkait kita. Kita hadirkan cerita yang bernafaskan kebaikan. Mari kita semangat mewujudkan Pamekasan yang rajjeh, bhejreh tor parjugheh,” tegasnya.

Dalam merealisasikan program kerja Baznas, Gus Darris berpijak pada prinsip Tepat, Cepat, Akurat.

“Tepat sasarannya, cepat distribusinya, akurat perhitungannya,” tukas kiai yang murah senyum itu.

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Hairul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *