oleh

Habiskan Rp13 Miliar,  Awasi Proyek Jalan Kedungdung-Bringkoning

KABARMADURA.ID, SAMPANG –Program peningkatan struktur jalan kabupaten di Sampang terus berjalan. Seperti jalan penghubung dua kecamatan yakni Kedungdung dan Banyuates, atau ruas Jalan Kedungdung-Bringkoning saat ini tengah dikerjakan.

Dalam perbaikannya tahun 2020 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang kucurkan puluhan miliar, terhitung dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2020 sebesar Rp5,79 miliar yang difungsikan ke 2,0 kilometer jalan, dari Badan Pengembangan Wilayah Surabaya (BPWS) Rp5,39 miliar tahun 2020 dengan ruas jalan 2,65 kilometer, dan dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2020 sebesar Rp1,5 miliar, dengan ruas jalan 0,1 kilometer. Adapun untuk tahun 2017 Rp2,5 miliar bersumber dari DAU dengan ruas jalan 1,3 kilometer. Tahun 2019 dengan ruas jalan 2,8 kilometer bersumber dari DAK Rp5,7 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Fisik dan Prasarana Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Sampang, Abdul Rahman mengatakan, akibat adanya  Covid-19 banyak program pembangunan yang tidak dapat terealisasi. Namun, untuk program perbaikan jalan penghubung Kedungdung-Bringkoning tersebut tetap berjalan.

Pengerjaan jalan di lokasi tersebut merupakan prioritas pemerintah daerah. Sebab, disitu ada kawasan petani yang akomodasinya lumayan bagus, sehingga membutuhkan prasarana yang mencukupi dan layak untuk dijadikan akses utama oleh masyarakat.

“Hanya saja pemerintah daerah memprioritaskan pengerjaan perbaikan jalan penghubung Kedungdung-Bringkoning,” ungkapnya, Senin (30/11/2020).

Selain itu, untuk melakukan percepatan pembangunan yang dimulai dari tahun 2017, pemerintah selalu menganggarkan setiap tahunnya. Sehingga, tahun ini  dapat bantuan dari BPWS sebesar Rp5,39 miliar untuk 2,65 kilometer.

“Jadi tahun 2020 saja yang terbangun kurang lebih 4,805 kilometer, dan ini akan dilanjut ke 2021 karena jalan tersebut memang dibutuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daera (DPRD) Sampang Fadol menuturkan, agar pihak kontraktor lebih memperhatikan kualitas pengerjaannya. Serta menyesuaikan dengan rancangan anggaran belanja (RAB).

Fadol melanjutkan, karena anggaran yang dikucurkan cukup besar, maka pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat. Apabila nantinya ada yang janggal pihaknya akan segera memanggil rekanan maupun dinas terkait.

“Saya mendukung program percepatan proyek Jalan Kedungdung dan Banyuates, segera dituntaskan, pihak ketiga harus memperhatikan kualitas pembangunan sesuai dengan tekniknya,” singkatnya. (mal/mam)

Komentar

News Feed